Happy membantah jika dalam BAP, Shane memerintahkan Mario Dandy untuk melakukan tendangan bebas atau free kick.
Baca Juga: Kulit Song Hye Kyo Tampak Lebih Tua dalam The Glory daripada Aslinya, Ternyata Ini Penyebabnya
"Tadi kita komplain di lapangan dan dalam BAP tidak pernah membaca klien kami bahwa ada kata-kata 'free kick', itu yang kami keberatan," ungkapnya.
Tidak sendiri, Happy juga didampingi oleh ayah dari Shane, Togar Lumbantoruan.
Togar mengungkapkan kondisi anaknya yang kini menjadi tahanan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: BPPTKG Sampaikan Status Terkini Gunung Merapi, Imbau Masyarakat Tetap Tenang
Saat di polres, Togar menyampaikan bahwa anaknya sangat menyesali kejadian ini.
"Pada saat ketemu di polres dia sangat menyesali, 'Ayah saya terjebak di sini'," ujarnya.
Menurut penuturan anaknya, Togar mengungkapkan bahwa Shane merasa dizalimi oleh Mario Dandy.
Baca Juga: BLACKPINK Jadi Girlband Paling Banyak Didengar di Spotify oleh Guinness World Records
"'Saya nggak ngira Dandy ini jahatin'," ujar ayah Shane menirukan perkataan anaknya.
Tagor meminta agar Shane jujur dalam perkara ini agar terang-benderang.
Dengan suara bergetar, Tagor menyampaikan dukanya terhadap apa yang terjadi dengan David dalam kasus penganiayaan ini.***
Artikel Terkait
Agnes alias AG Resmi Ditahan Polda Metro Jaya, Polisi Periksa Kembali Tersangka Mario Dandy Satrio
Rekonstruksi Penganiayaan Brutal Mario Dandy terhadap David akan Digelar Besok
Rekontruksi Penganiayaan yang Dilakukan Mario Dandy terhadap David Batal Digelar, Ini Penyebabnya
Polda Metro Jaya Buka Suara soal APA yang Jadi Saksi Kasus Penganiayaan oleh Mario Dandy Satrio
Mario Dandy Satrio Tertunduk Usai Rekonstruksi Penganiayaan, Ayah David: Coba Dongak Lagi Kepalanya