"Padahal tugasmu kan melindungi perempuan. Kamu dibayar dari pajak yang kita bayar," kata Hotman.
Dalam pernyataannya, Hotman turut meminta DPR memanggil pejabat yang dimaksud untuk memberikan penjelasan.
Baca Juga: Update Kasus Taufik Hidayat: Polisi Pantau Medsos Usai Munculnya Postingan Mengaku Korban Baru
"Halo DPR, mohon segera ini pejabat segera dipanggil hari Senin," ujarnya.
Ia bahkan meminta Presiden mengambil tindakan terhadap pejabat tersebut.
"Halo Bapak Presiden, ini Komnas Perempuan dipecat. Sangat tidak pantas," kata Hotman.
Menutup pernyataannya, Hotman kembali menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan merupakan tugas utama Komnas Perempuan.
"Tugas dia kan melindungi perempuan, benar-benar, masa ini bukan penyiksaan?" pungkasnya.
Baca Juga: Penangkapan Taufik Hidayat, Polisi Deteksi Persembunyian Tersangka Lewat Transaksi Belanja
Sebagai tambahan informasi, pernyataan di atas merupakan pandangan Hotman Paris terkait komentar yang viral di media sosial.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Komnas Perempuan mengenai kritik tersebut.***
Artikel Terkait
Pengakuan Taufik Hidayat Tersangka penganiayaan Kekasih di Bandung, Tenggak Miras Sebelum Siksa Korban
Penangkapan Taufik Hidayat, Polisi Deteksi Persembunyian Tersangka Lewat Transaksi Belanja
Update Kasus Taufik Hidayat: Polisi Pantau Medsos Usai Munculnya Postingan Mengaku Korban Baru
Polda Jabar: Korban Penyekapan di Bandung Kenal Tersangka Taufik Hidayat Lewat Tinder, Alami Penganiayaan Berulang
Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Terancam 12 Tahun Penjara, Polda Jabar Singgung Status Residivis