Opini: Korupsi yang Jorok

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Senin, 27 Mei 2024 | 18:50 WIB
Syaefudin Simon (Koleksi pribadi.)
Syaefudin Simon (Koleksi pribadi.)

Terakhir big bos super jorok di atas memilih pengganti dirinya dengan "seorang yang hidupnya suka makan KBB dan punya gudang kotoran itu".

Baca Juga: Opini: Korupsi dan Pembubaran Parpol

Orang yang waras, pasti bertanya: Mana mungkin benda kotor dapat membersihkan kotoran?

Andaikan kotoran itu identik dengan korupsi, mana mungkin koruptor bisa memberantas korupsi?

Itulah gambaran negeri Konoha yang korup, yang bercita-cita melahirkan "generasi emas" di masa datang.

Big bos yang nepotis dan ambisius, tak sadar dirinya kini sedang membangun negeri kotor yang akan melahirkan generasi kotor.

Baca Juga: Mentan Syahrul Yasin Limpo Siapkan Tim Hukum, Febri Diansyah: Mulai Hari Ini dan Tahap Penyidikan

Generasi yang tak tahu, apa itu bersih, apa itu adil, dan apa itu integritas.

Kata big bos, sampah busuk adalah emas. Karena warnanya sama-sama kuning. Benar-benar logika sinting.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X