Hotman juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil autopsi ternyata terdapat sperma di kemaluan korban Vina.
"Hasil autopsi mengatakan bahwa di kemaluan korban ditemukan sperma dan berbagai luka di tubuhnya yang jelas-jelas bukan karena kecelakaan," katanya.
Sebagaimana diketahui, kasus pembunuhan Vina dan Eki kembali menjadi perhatian masyarakat.
Kasus ini kembali dibuka setelah film Vina Setelah 7 Hari diangkat ke layar lebar.
Diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi di Cirebon pada 2016.
Baca Juga: Pengakuan Saka Tatal soal 3 DPO Kasus Pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon: Ketiga Orang Tersebut...
Pada mulanya, kejadian tersebut dianggap kecelakaan murni, namun setelah adanya investigasi lebih lanjut ternyata adalah kekerasan berikut dengan rudapaksa dan pembunuhan.
Saat proses penyelidikan hingga persidangan, baik terpidana dan kuasa hukum merasakan adanya kejanggalan.
Terbaru, pengacara para terpidana, Jogi Nainggolan mengungkapkan bahwa polisi tidak memeriksa rekaman CCTV yang menjadi salah satu petunjuk penting.
Tidak hanya itu, mantan terpidana Saka Tatal juga mengklaim bahwa dirinya hanya korban salah tangkap.
Menurut penuturan Saka Tatal, dirinya berada di rumah bersama paman dan kakaknya saat pembunuhan Vina dan Eki itu terjadi.***
Artikel Terkait
Anak Eks Bupati Cirebon Diduga Jadi Pelaku Pembunuhan Vina, Hotman Paris: Jemput Malam Ini Juga!
Kesaksian Saka Tatal Salah Satu Terpidana Kasus Pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon
Pengakuan Saka Tatal soal 3 DPO Kasus Pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon: Ketiga Orang Tersebut...
Hotman Paris Heran Polda Jabar Tak Rilis Wajah 3 DPO Kasus Pembunuhan Vina dan Eki: Ini Nanya Lho!
Kejanggalan Kasus Pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Pengacara Terpidana Ungkap Hal Ini