SENAYANPOST – Pihak kepolisian saat ini tengah fokus menelusuri keaslian pelat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) pada sepeda motor yang ditumpangi pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
“Kami masih menganalisa (keaslian TNKB),” jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanudin, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (16/3/2026).
Kombes Iman memaparkan bahwa penyidik sedang melakukan pencocokan terhadap sekitar 260 variasi nomor TNKB yang teridentifikasi dari tempat kejadian perkara. Langkah ini diambil guna memastikan identitas pelaku secara akurat sebelum dilakukan tindakan penangkapan.
“Untuk nomor polisinya masih kami dalami karena ada sekitar 260 kemungkinan dari nomor yang muncul,” tambah Iman.
Meskipun visual keempat terduga pelaku telah terekam cukup jelas oleh sejumlah kamera CCTV, kepolisian menegaskan sikap kehati-hatian dalam mengumpulkan bukti konkret. Serangkaian alat bukti yang tengah diperiksa meliputi rekaman pengawas, data jaringan komunikasi, hingga hasil uji laboratorium terhadap helm dan pakaian korban, serta wadah cairan milik pelaku.
Sejauh ini, para pelaku yang diduga telah berpencar ke wilayah Jakarta Selatan dan Bogor masih dalam pengejaran.
“Kami masih terus melakukan pengumpulan fakta hukum berdasarkan dari analisa CCTV dan jaringan komunikasi yang kami peroleh,” kata Iman.
Peristiwa nahas ini menimpa Andrie Yunus pada Kamis malam di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menyebutkan insiden terjadi sekira pukul 23.37 WIB saat korban tengah berkendara di Jalan Salemba I-Talang.
Baca Juga: Beban Tambahan Usai Mengajar: Guru di Semarang Keluhkan Tugas Bereskan Sampah dan Wadah MBG
Berdasarkan keterangan saksi, dua orang pelaku yang mengendarai motor jenis Honda Beat (model tahun 2016-2021) mendekati korban dari arah berlawanan di Jembatan Talang. Pelaku yang mengemudikan motor mengenakan kaus kombinasi putih-biru, sementara pelaku yang membonceng menggunakan masker buff hitam untuk menyamarkan wajah.
Dalam aksi cepat tersebut, salah satu pelaku menyiramkan cairan kimia berbahaya yang mengenai tangan, wajah, dada, hingga area mata korban. Akibatnya, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius di beberapa bagian tubuh tersebut. *
Artikel Terkait
Dubes Iran Ungkap Kemunafikan Para Pegiat HAM, Sebut Mereka Memalukan
Kedubes Iran di Jakarta Gelar Peringatan para Syuhada Korban Agresi Israel, Singgung soal Abainya Lembaga Internasional dan Negara Pengusung HAM
19 Tahun Aksi Kamisan di Depan Istana Negara, Baskara Putra: Tuntutan Kasus HAM Perlu Terus Disuarakan
Kasus Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Jadi Ancaman Serius terhadap Keselamatan Pembela HAM di Tanah Air
Instruksi Langsung Presiden Prabowo: Kapolri Diminta Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus