Kemudian apa yang disampaikan Menhan membuka mata bahwa Ukraina dianggap 'menikmati perang'.
"Yang kedua, ini membuka mata kita bahwa Ukraina ini dipimpin oleh pemimpin atau kabinet yang tidak bersyukur dan tidak tahu terima kasih," ujarnya.
Yang menjadi pertanyaan, mengapa Ukraina seolah-olah menikmati kecamuk perang setelah berlangsung satu tahun lebih.
Belum lama ini dikabarkan bahwa tentara Ukraina merebut kembali sebagian wilayah Donetsk yang sempat diduduki Rusia.
Baca Juga: Duta Besar Palestina untuk Indonesia Menyebutkan Erick Thohir Sahabat Palestina Sesungguhnya
Kemudian, banyaknya dana-dana bantuan yang mengalir ke Ukraina dan diduga tidak diaudit dengan narasi atas nama kepentingan negara.
"Yang jadi pertanyaan adalah kenapa mereka menikmati perang? Dalam perang tersebut banyak sekali dana-dana yang tidak terlihat, kue-kue yang dimakan orang-orang pun nggak terlalu ribut," ungkapnya.
Kemudian Connie juga menyoroti ada satu hal yang kurang dari pidato Prabowo terkait konflik Rusia dan Ukraina di forum tersebut.
Baca Juga: Crosser Indonesia Sembuh dari Cidera, Siap Tanding di Kejuaraan Dunia
"Tapi kalau gue boleh kritik pak Prabowo,satu aja, dia kurang pas opening line-nya," katanya.
Menurut Connie, seharusnya Prabowo me-review terlebih dahulu usulan-usulan dari negara lain seperti Turki dan China.
"Jadi, lain liatnya. Jadi nggak tiba-tiba masuk, lagipula belum ngomong juga (dengan Ukraina)," tandasnya.***
Artikel Terkait
Amerika Serikat Kecam Rusia Gegara Tempatkan Senjata Nuklir Taktis, Moskow: Sebelum Salahkan Orang Lain..
Perang Rusia Ukraina: Kyiv Tolak Mentah-mentah Usulan Perdamaian Indonesia, Prabowo Subianto Jadi Sorotan
Rusia Klaim Gagalkan Serangan Balik Ukraina yang Direncanakan Berbulan-bulan, Kyiv Justru Bilang Begini
Usulan Prabowo Subianto soal Perang Rusia Ukraina Tuai Kritikan, Dedi Mulyadi: Para Buzzer Sibuk
Jokowi Akan Panggil Prabowo Subianto soal Resolusi Perang Rusia Ukraina, Sebut Bukan dari Pemerintah Indonesia