khazanah

Menuju Transformasi Ekonomi Nasional: Crosbeso-Globeso-Hilirisasi

Jumat, 3 April 2026 | 07:12 WIB
AM Hendropriyono. (Tangkapan layar Youtube Mahfud MD Official)

VIII. Implikasi Kebijakan

Dalam implementasinya, CROSBESO memerlukan penguatan kawasan perbatasan dan kawasan ekonomi khusus. GLOBESO membutuhkan kebijakan yang mendorong investasi asing, integrasi rantai pasok global, serta diplomasi ekonomi yang aktif.

Sementara itu, hilirisasi menuntut industrialisasi berbasis sumber daya alam, penguatan sektor industri nasional, serta kebijakan proteksi selektif yang terukur untuk menjaga daya saing.^8

  1. Indonesia sebagai Node Ekonomi Global

Indonesia harus bertransformasi dari sekadar pasar konsumsi menjadi node dalam jaringan ekonomi global, yaitu sebagai simpul strategis yang menghubungkan arus produksi, distribusi, dan interaksi ekonomi dunia. Posisi ini menuntut kemampuan untuk tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga mengendalikan sebagian rantai nilai global.

  1. Penutup

Lebih dari tujuh dekade setelah Konferensi Asia-Afrika 1955, orientasi perjuangan bangsa telah bergeser dari independensi politik menuju interdependensi ekonomi.

Melalui model CROSBESO–GLOBESO–Hilirisasi, Indonesia memiliki kerangka strategis yang tidak hanya menjelaskan proses integrasi ekonomi, tetapi juga menawarkan arah kebijakan yang sistematis dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan ini, Indonesia tidak hanya menjadi bagian dari globalisasi, tetapi berpotensi menjadi aktor utama dalam arsitektur ekonomi dunia.

*Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan RI (1996-1998).

Halaman:

Tags

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB