SENAYANPOST - Kraton Majapahit Jakarta menjadi tuan rumah dari diskusi round table Soemitro Economic Forum pada Kamis 12 Maret 2026.
Sebagai tuan rumah, Jenderal TNI (Purn) Prof Dr AM Hendropriyono juga didaulat menjadi keynote speaker terkait gagasan pemikiran ekonomi Prof Soemitro Djoyohadikusumo yang dikenal denhan Soemitronomics.
"Banyak negara yang umurnya lebih muda tapi lebih maju dari kiya karena mengutamakan industri manufaktur dan jasa, sehingga banyak inovasi yang menggerakkan ekonomi," jelasnya.
Sebelumnya, selaku Pendiri dan Ketua Kraton Majapahit Jakarta menyampaikan kemegahan peradaban Nusantara di era Majapahit melalui film dokumenter yang ditayangkan.
"Majapahit mengkoordinir kesejahteraan Asia Tenggara, menunjukkan bahwa kita bangsa yang beradab, 200 tahun sebelum Amerika ditemukan," paparnya.
Kepala Badan Intelijen Negara 2001 - 2004 ini mengungkapkan adanya peluang bagi Indonesia di tengah gejolak di kawasan Timur Tengah.
"Energi di kawasan tersebut dapat menopang industrialisasi nasional, petrodollar dapat menjadi sumber pembiayaan pembangunan industri dan pasar regional dapat memperluas ekspor manufaktur Indonesia," ungkapnya.
Sekretaris Pengendalian Operasi Pembangunan Republik Indonesia 1996 - 1998 ini menyebutkan bahwa Soemitronomic dapat menjadi formula bagi Indonesia dalam menghadapi dampak ekonomi dari perang AS-Israel atas Iran di kawasan Timur Tengah.
"Di sinilah relevansi pemikiran Soemitronomics menjadi semakin nyata. Industrialisasi nasional membutuhkan kombinasi antara kepemimpinan negara, kemitraan dengan sektor swasta, serta integrasi cerdas dengan ekonomi global," jelasnya.
Penggagas Ilmu Filsafat Intelijen ini mengungkapkan Indonesia dapat mengambil peluang dari krisis di Timur Tengah untuk menjadi negara maju.
"Timur Tengah mungkin diliputi badai geopolitik, tetapi bagi Indonesia badai tersebut juga membawa arus peluang. Dengan strategi yang tepat, kawasan itu dapat menjadi batu loncatan bagi Indonesia untuk mencapai kedaulatan industri dan kemakmiran nasional," pungkasnya.