“Masyarakat yang sudah terlanjur termanjakan oleh segala rupa informasi yang tersedia secara cuma-cuma di jagat maya akan sulit didorong untuk berinvestasi demi menghidupi jurnalisme yang berkualitas.” hlm. 148.
Baca Juga: Purbaya dan Arah Baru Ekonomi Nasional
Membangun kemandirian media tidak hanya melalui skema periklanan yang cenderung dimonopoli oleh GFA, tapi juga harus berkembang dalam penyajian jurnalisme berkualitas. Bila bentuk PRMN hanya sebagai penyedia skema periklanan berkualitas, PRMN dan berbagai perkumpulan media lainnya tidak lebih dari agen-agen GFA untuk mensukseskan monopolinya di pasar bebas dunia digital.
“Meskipun terdengar klise, good journalism adalah faktor pembeda. Konsistensi dalam menjalankan good journalism semestinya merupakan garis pembatas antara media massa dengan media baru di mata khalayak.” hlm. 265.