Opini: Idul Adha, Mari Kurbankan Ismail Kita

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 29 Juni 2023 | 11:34 WIB
Amidhan Shaberah, Ketua MUI (1995-2015)
Amidhan Shaberah, Ketua MUI (1995-2015)

Keadilan bukan sekadar soal penegakan hukum terhadap kasus pidana dan perdata di lembaga yudikatif.

Baca Juga: Berapa Lama Daging Kurban Bisa Disimpan di Freezer?

Keadilan mencakup ketepatan timbangan, pemenuhan janji, distribusi ekonomi, kejujuran demokrasi, keakuratan matematis dalam perhitungan astronomi; dan lain-lain yang jangkauannya sangat luas. Ini karena keadilan adalah platform dasar kehidupan. Keadilan adalah platform dasar penciptaan.

Lalu, bagaimana dengan hewan kurban yang disembelih sebagai simbol pembunuhan ego manusia? Allah berfirman dalam Surat Al Haj ayat 37: Daging dan darah hewan Qurban itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah. Yang sampai kepadaNYA adalah ketakwaan kamu.

Dengan membunuh ego, ketakwaan manusia bangkit. Itulah poin penting -yaitu ketakwaan- yang dituju dalam ritual potong hewan kurban.

Dari ayat ini, tujuan ritual kurban itu jelas -- semata-mata untuk mencapai ketakwaan yang paripurna. Yaitu suatu sikap di mana manusia merasakan tidak memiliki apa pun, tidak mempunyai kekuatan apa pun.

Baca Juga: Manfaatnya Hewan Kurban Dipuasakan Sebelum Disembelih pada Idul Adha

Hanya Allah yang memiliki segalanya. Allahu Akbar!.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X