Opini: Malaikat dari Kandang Jaran Itu Telah Pergi

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 4 April 2024 | 20:10 WIB
Syaefudin Simon
Syaefudin Simon


Hidup keluarga Yayu Kur dan anak-anaknya sangat relijius. Mereka banjir kemaslahatan, kemuliaan, dan kekayaan. Hidup mereka berkah. Mereka dicintai tetangga, karyawan, sahabat, dan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Jarang Muncul di Publik, Putri Kate Middleton Ungkap Divonis Kanker

Yayu Kur, pernah berkata, "Sep hidup ini seperti di sorga. Di sini, apa pun ada. Setiap keinginan pasti tercapai. Ujarnya. Semua orang bahagia. Indah sekali, tambahnya.

Aku yang belum pernah ke Mekah, didoakan Yayu Kur agar bisa segera ke Tanah Haram. Betul, doa Yayu Kur langsung didengar Allah. Setahun kemudian, tanpa aku duga, aku bisa menjejakkan kaki di Baitullah. Adikku Evi karena berhalangan, tak bisa berangkat ke Mekah. Aku diminta menggantikannya.

Aku sering ngobrol dengan Yayu Kur di meja makan, di rumahnya Maman. Yayu Kur selalu menyatakan rumah ini, maksudnya rumah Maman, adalah surga. Segalanya ada. Aku terdiam. Speechless. Tapi aku mengangguk. Aku membenarkan apa yang dinyatakannya. Aku merasa malaikat sering berkumpul dirumah itu.

Aku jadi teringat ayahku. Ayahku Sukarto pernah berucap, Kurniah itu punya hati malaikat. Nyaris langka orang seperti Kurniah. Ia baik kepada siapa pun. Dari mulutnya selalu terucap doa untuk kebaikan manusia yang ditemuinya.

Baca Juga: Opini: The Miracle Man, Kisah Masjid Sholawat dan Denny JA

Ya. Yayu Kur sudah hidup di sorga sebelum kematiannya. Baiti Jannti ternyata nyata. Ada di dunia ini juga. Yayu Kur telah merasakannya.

Sayang, malaikat itu kini telah pergi untuk selamanya, Sabtu 23 Maret 2024 lalu di Tirtoadi, Mlati, Sleman. Tapi jejak-jejak kemuliaan dan kesuciannya masih terlihat melalui anak-anaknya.

Juga melalui orang-orang yang pernah disentuh dengan doanya. Yayu Kur seperti cerita Midas. Apa pun yang sentuhnya menjadi emas.

Sampai jumpa Yayu Kur di sorga denganku nanti. Insya Allah! I love U.***

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Opini: Bansos Tanpa Pamrih

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X