Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg juga menegaskan kembali pandangannya bahwa Ukraina akan menjadi anggota.
Namun, batas waktu keanggotaan Ukraina masih belum jelas.
Pada hari Jumat, Amerika Serikat meredam harapan Ukraina untuk segera bergabung dengan aliansi tersebut, dengan mengatakan bahwa pertemuan puncak minggu ini tidak akan menghasilkan undangan keanggotaan NATO.
Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan KTT Vilnius 'akan menjadi momen penting dalam jalur menuju keanggotaan', tetapi Ukraina memiliki 'langkah lebih lanjut yang perlu diambil sebelum menjadi anggota NATO'.
Baca Juga: Mahfud MD Bantah Pernyataan PDIP: Tidak Ada Pertemuan dengan Ganjar, yang Ketemu Anies
Negara-negara NATO memperdebatkan kapan dan bagaimana Ukraina dapat menjadi anggota dan dalam keadaan apa.
Negara-negara anggota seperti Jerman bersikeras bahwa syarat-syarat tertentu harus dipenuhi, termasuk militer berada di bawah kendali sipil dan demokratis.
Masih belum jelas apa sebenarnya yang akan ditawarkan Ukraina pada pertemuan puncak di ibu kota Lituania itu, dan Zelenskyy telah mengakui bahwa Kyiv tidak mungkin dapat bergabung dengan NATO saat berperang dengan Rusia.
Baca Juga: Akibat Kecelakaan Tulang Belakang Patah Tiga, Pol Espargaro Lebih Pendek 1,5 Cm
Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengancam tindakan yang tidak ditentukan jika Ukraina bergabung dengan NATO.***