Perang Rusia Ukraina: Kyiv Siapkan 'Pukulan Besar' untuk Pasukan Moskow dalam Serangan Balik, Kapan?

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Selasa, 20 Juni 2023 | 14:06 WIB
Ilustrasi, Perang Rusia Ukraina masih berkecamuk, Kyiv sebut akan ada 'pukulan terbesar' dalam serangan balik terhadap Moskow. (Pixabay.com)
Ilustrasi, Perang Rusia Ukraina masih berkecamuk, Kyiv sebut akan ada 'pukulan terbesar' dalam serangan balik terhadap Moskow. (Pixabay.com)

SENAYAN POST - Di tengah Perang Rusia Ukraina, Kyiv berencana untuk berikan 'kejutan' untuk pasukan Moskow dalam serangan balik.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Kyiv kabarnya akan memberikan 'pukulan besar' bagi pasukan Moskow dalam Perang Rusia Ukraina yang berlangsung lebih dari satu tahun ini.

'Pukulan besar' yang dimaksud oleh Kyiv saat serangan balik di Perang Rusia Ukraina disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Hanna Maliar.

Baca Juga: Pemprov Jabar Undang Ratusan Alim Ulama Terkait Ponpes Al Zaytun Indramayu, Uu Ruzhanul Ungkap Hal Ini

Hanna Maliar mengatakan bahwa 'pukulan besar' itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

"Pukulan terbesar belum datang," kata Maliar pada 19 Juni 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Ia menerangkan bahwa operasi militer ini memiliki beberapa tujuan.

Baca Juga: Ibu Michelle Joan Meninggal Dunia, Bersama sampai Detik Terakhir

"Operasi yang sedang berlangsung memiliki beberapa tujuan, dan militer memenuhi tugas ini," tambahnya.

Maliar juga mengakui bahwa menaklukkan pasukan Rusia bukanlah hal yang mudah.

"Musuh tidak akan dengan mudah menyerahkan posisi mereka dan kita harus mempersiapkan diri untuk duel yang sulit," jelasnya.

Baca Juga: Kondisi Mental Anak Puput Kacau, Imbas Tak Diakui Doddy Sudrajat sebagai Anak Kandungnya

Di beberapa medan perang, pasukan Ukraina harus bersusah payah merebut beberapa daerah yang sebelumnya dikuasai oleh Rusia.

"Faktanya, itulah yang terjadi sekarang," pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X