Buntut Bentrokan di Masjid Al Aqsa, Suriah Luncurkan Roket ke Israel Utara

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Minggu, 9 April 2023 | 17:13 WIB
Ilustrasi, Israel belum lama ini meluncurkan artileri membalas serangan rudal Suriah menyusul tindakan kekerasan di Masjid Al Aqsa Yerusalem. (Pixabay.com/Defence-Imagery)
Ilustrasi, Israel belum lama ini meluncurkan artileri membalas serangan rudal Suriah menyusul tindakan kekerasan di Masjid Al Aqsa Yerusalem. (Pixabay.com/Defence-Imagery)

Baca Juga: Pengamat Militer, Israel Tidak Siap Memperpanjang Serangan ke Lebanon

Terutama terkait masalah pengunjung Yahudi yang menentang larangan salat non-Muslim di kompleks masjid.

Penggerebekan itu terjadi pada saat semangat keagamaan meningkat, dengan Ramadhan bertepatan dengan hari raya Paskah Yahudi dan perayaan Paskah Kristen.

Adegan kekerasan dari serangan itu membuat marah warga Palestina yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan dan mendorong kelompok-kelompok bersenjata di Lebanon dan Jalur Gaza untuk menembakkan rentetan roket ke Israel.

Militer Israel kemudian membom beberapa situs yang katanya milik kelompok Palestina Hamas di Gaza dan Lebanon selatan.

Baca Juga: Guyon Menlu Arab Saudi, Riyadh ke Teheran Cuma Dua Jam

Gideon Levy, seorang jurnalis dan penulis Israel, mengatakan bahwa ketegangan antara Israel dan tetangganya berada pada titik kritis.

"Situasinya sangat eksplosif," kata Gideon Levy pada 9 April 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

"Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kita menghadapi pemerintahan yang sangat radikal, yang di satu sisi cukup kuat, dan di sisi lain sangat rapuh, karena bagian yang paling radikal mendorong tindakan yang mungkin berubah menjadi bencana," lanjutnya.

Pernyataanny aitu mengacu pada pemerintahan ultra-nasionalis Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Baca Juga: Dokumen Rencana Perang Ukraina oleh Amerika dan NATO Bocor di Media Sosial, Pentagon Adakan Investigasi

"Adegan dari Masjid Al Aqsa adalah pemandangan yang tidak terlihat dalam beberapa tahun terakhir dalam kebrutalan mereka dan saya pikir korek api kecil apa pun dapat membakar seluruh area sekarang," ungkapnya.

Wartawan Israel itu berharap eskalasi konflik bisa dihindari.

"Mudah-mudahan itu tidak akan terjadi, tapi tidak ada yang bisa menjamin ini tidak akan terjadi," ujarnya.

Levy juga mencatat Israel telah melakukan ratusan serangan terhadap apa yang dikatakannya sebagai kelompok terkait Iran di Suriah, membom pelabuhan dan bandara, termasuk fasilitas utama di Aleppo yang telah menjadi saluran pengiriman bantuan sejak gempa bumi mematikan yang melanda Suriah utara. dan Turki selatan pada 6 Februari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X