Pengamat Militer, Israel Tidak Siap Memperpanjang Serangan ke Lebanon

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Sabtu, 8 April 2023 | 04:01 WIB
Serangan Roket ke Tel Aviv Israel. Sumber : Anatolia Agency
Serangan Roket ke Tel Aviv Israel. Sumber : Anatolia Agency

SENAYANPOST- Serangan roket dari Lebanon dan Jalur Gaza Palestina, diperkirakan diluncurkan oleh Hamas dan Jihad Islami langsung ke ibukota Israel, Tel Aviv.

Serangan yang dimulai sejak Kamis, 6 April 2023, kemarin telah mengakibatkan belasan warga Israel tewas dan luka-luka.

Pengamat Militer Hisyam Jabir pada Jumat, 7 April 2023, memberikan analisis kepada Anatolia Agency Turki bahwa pihak Israel tidak siap untuk bertempur dalam jangka waktu yang lama, bahkan jangka pendek.

“Serangan Israel ke Lebanon tidak akan berlangsung lama, karena pihak Israel sadar serangan ini adalah balasan atas perilaku pasukan Israel Defence Force (IDF) atas Umat Islam yang tengah beribadah di Masjid Al Qasha,” katanya.

Jenderal pensiunan bintang satu dari Tentara Lebanon ini menjelaskan bahwa Israel hanya menarget lahan kosong di kawasan Lebanon Selatan, begitu juga di Jalur Gaza Palestina,  tidak menarget pemukiman warga dan basis-basis Hizbullah dan Hamas. Pada Kamis, 6 April 2023, Hizbullah menyatakan tidak bertanggung jawab atas serangan roket dari kawasan Lebanon Selatan ke arah Tel Aviv.

“Israel akan berkonsentrasi melancarkan serangan ke Jalur Gaza Palestina, karena menganggap Hamas dan Jihad Islami adalah pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut,” tambahnya.

Hisyam Jabir memperkirakan Israel akan menggelar operasi militer secara khusus di kawasan perbatasan Israel-Lebanon menarget anggota Hamas yang bersembunyi di kawasan Lebanon Selatan.

“Israel akan menghindari basis-basis Hizbullah agar tidak diserang balik,” pungkasnya. (Muqoddas).

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X