Israel dan Palestina Makin Memanas Usai Serangan Mematikan di Tepi Barat dan Tabrakan di Tel Aviv

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Minggu, 9 April 2023 | 08:21 WIB
Beberapa insiden meningkatkan ketegangan antara Israel dan Palestina usai aksi aparat keamanan di Masjid Al Aqsa. (Anatolia Agency/Dailynotif.com)
Beberapa insiden meningkatkan ketegangan antara Israel dan Palestina usai aksi aparat keamanan di Masjid Al Aqsa. (Anatolia Agency/Dailynotif.com)

Polisi menutup daerah yang penuh dengan tanggap darurat.

Baca Juga: Dokumen Rencana Perang Ukraina oleh Amerika dan NATO Bocor di Media Sosial, Pentagon Adakan Investigasi

Layanan ambulans Magen David Adom mengatakan para korban semuanya adalah turis asing.

Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani membenarkan bahwa seorang Italia telah terbunuh dan orang Italia lainnya mungkin termasuk di antara yang terluka.

Sebelumnya pada hari Jumat, dua saudara perempuan Israel, berusia 20 dan 16 tahun dengan kewarganegaraan gabungan Inggris, tewas dan ibu mereka terluka dalam serangan penembakan di mobil mereka di dekat pemukiman Yahudi Hamra di Lembah Yordan.

Baca Juga: Tentara Israel Lakukan Kekerasan di Masjid Al Aqsa Yerusalem, Jubir Palestina: Tamparan Keras untuk AS

"Musuh kita menguji kita lagi," kata Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setelah mengunjungi lokasi serangan bersama Menteri Pertahanan Yoav Gallant sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Reuters pada 7 April 2023.

Saat tentara memburu pria bersenjata itu, Netanyahu memerintahkan cadangan polisi perbatasan dan pasukan militer tambahan untuk dikerahkan untuk menghadapi gelombang serangan.

Departemen Luar Negeri AS mengutuk serangan itu, dengan mengatakan 'menargetkan warga sipil tak berdosa dari kebangsaan apa pun tidak masuk akal'.

Baca Juga: Donald Trump Dituduh 34 Kejahatan Pemalsuan Catatan Bisnis, Minta Partai Republik Lakukan Hal Ini

Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Jumat, tetapi Hamas, kelompok Islam yang mengontrol Jalur Gaza yang diblokade, memuji mereka dan mengaitkannya dengan ketegangan di sekitar masjid Al Aqsa.

Salat Jumat berlalu tanpa insiden besar dan selain beberapa lemparan batu, polisi mengatakan situasinya tenang.

Dua kali minggu ini polisi Israel menggerebek masjid, tempat ratusan ribu jemaah beribadah selama bulan suci Ramadhan, untuk mengusir kelompok-kelompok yang mereka katakan telah membarikade diri mereka sendiri dengan tujuan menimbulkan masalah.

 

Rekaman petugas yang memukuli jemaah yang mengkonfrontasi mereka menimbulkan kekhawatiran, bahkan di antara sekutu Israel, dan memicu kecaman di seluruh dunia Arab.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X