SENAYAN POST - Setidaknya seorang turis Italia tewas dan lima lainnya luka-luka dalam sebuah peristiwa tabrakan di Tel Aviv, Israel pada Jumat lalu.
Serangan tersebut terjadi beberapa jam usai dua saudara perempuan di Israel tewas dalam penembakan di Tepi Barat yang diduduki.
Serangan tersebut, setelah malam serangan lintas perbatasan di Gaza dan Lebanon yang menambah ketegangan antara Israel dan Palestina.
Insiden itu menyusul penggerebekan yang dilakukan polisi Israel di Masjid Al Aqsa, Yerusalem minggu ini.
Ketegangan mengancam akan meningkat menjadi konflik yang lebih luas dalam semalam ketika Israel menanggapi rentetan roket dengan menyasar kelompok Islam Hamas di Gaza dan Lebanon selatan.
Tetapi, pertempuran tersebut memasuki jeda pada hari Jumat.
Baca Juga: Pengamat Militer, Israel Tidak Siap Memperpanjang Serangan ke Lebanon
Namun, kedua serangan tersebut menggarisbawahi betapa bergejolaknya situasi setelah malam-malam penuh masalah yang berturut-turut telah menarik perhatian dunia.
Dalam serangan terbaru, sebuah mobil menabrak sekelompok orang di jalan dekat jalur sepeda dan pejalan kaki yang populer di kawasan pejalan kaki Tel Aviv.
Pengemudi itu ditembak mati oleh seorang petugas polisi di dekatnya ketika dia mencoba menarik senjata, kata polisi.
Baca Juga: Guyon Menlu Arab Saudi, Riyadh ke Teheran Cuma Dua Jam
Sumber keamanan Israel mengidentifikasi penyerang sebagai warga negara Arab Israel dari kota Kafr Qassem.
Tak lama setelah insiden itu menunjukkan sebuah mobil putih terbalik di rerumputan sebuah taman.
Artikel Terkait
AM Hendropriyono soal Politikus yang Tolak Timnas Israel: Jangan Main Makan Saja, Nanti Perut Sakit
Opini: Mengapa Israel Sangat Berpengaruh di Dunia?
Tentara Israel Lakukan Kekerasan di Masjid Al Aqsa Yerusalem, Jubir Palestina: Tamparan Keras untuk AS
Pengamat Militer, Israel Tidak Siap Memperpanjang Serangan ke Lebanon
Indonesia Kecam Keras Tindakan Anarkis Israel di Masjid Al Aqsa, 500 Orang Ditahan Aparat Keamanan