Presiden Iran: Nota Kesepahaman Islamabad Tak Memuat Konsesi, Teheran Tetap Pertahankan Martabat

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:03 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian ungkap nota kesepahaman Islamabad tidak memuat konsesi, Teheran tetap pertahankan martabat. (X.com/@drpezeshkian)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian ungkap nota kesepahaman Islamabad tidak memuat konsesi, Teheran tetap pertahankan martabat. (X.com/@drpezeshkian)

SENAYANPOST - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad antara Iran dan Amerika Serikat tidak memuat bentuk konsesi ataupun tanda-tanda penyerahan diri.

Ia menyebut kesepakatan tersebut sebagai perjanjian yang dibuat berdasarkan prinsip martabat, kebijaksanaan, dan kepentingan Iran.

Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian saat menghadiri upacara peringatan Hari Dokter Nasional di Teheran, Sabtu.

Menurutnya, komitmen yang tercantum dalam MoU tersebut justru diarahkan kepada pihak lawan.

Baca Juga: Amerika Serikat Siapkan 'Sanksi Terberat dalam Sejarah' terhadap Iran, Begini Tanggapan Tiongkok

"Saya yakin bahwa perang tidak bisa terus berlangsung selamanya. Suatu hari nanti, keputusan harus diambil untuk menyelamatkan negara dari situasi 'bukan perang maupun damai' ini," ujar Pezeshkian pada 23 Agustus 2026, dikutip SenayanPost.com dari IRNA News Agency.

Ia mengatakan para anggota Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang terlibat dalam pembahasan tersebut menilai MoU Islamabad sebagai salah satu kesepakatan terbaik bagi Iran.

Menurut Pezeshkian, kesepakatan itu disusun dengan mempertimbangkan tiga prinsip, yakni martabat, kebijaksanaan, dan kemaslahatan.

"Tidak ada satu pun pasal di dalamnya yang mengindikasikan sikap menyerah, dan semua komitmen ditujukan kepada pihak lawan," katanya.

Baca Juga: Menlu Iran Kecam Ancaman Ekonomi AS: Kebijakan Gagal Hanya Picu Kekalahan

Pezeshkian juga menegaskan bahwa kebijakan strategis Iran tetap berada di bawah arahan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

"Pemimpin Tertinggi yang menentukan kebijakan, dan kami akan mengikuti jalan yang sama," ujarnya.

Iran Tak Akan Tunduk

Pezeshkian menilai Iran dapat menghadapi berbagai persoalan melalui pelaksanaan MoU tersebut dengan tetap mengedepankan logika dan martabat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: IRNA News Agency

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X