Kesaksian WNI Relawan GSF Ungkap Penyiksaan oleh Militer Israel di Kapal

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Selasa, 26 Mei 2026 | 17:49 WIB
Menyoroti kronologi kasus penyiksaan tentara Israel terhadap para relawan GSF yang sempat viral di medsos. (Instagram.com/@inhforhumanity)
Menyoroti kronologi kasus penyiksaan tentara Israel terhadap para relawan GSF yang sempat viral di medsos. (Instagram.com/@inhforhumanity)

Baca Juga: Pemerintah dan DPR Sepakati Anggaran Percepatan Rekonstruksi Bencana Sumatra Rp100 Triliun hingga 2028

"Ketika salah satu dari kita berdiri untuk mengakui sebagai kapten, dia ditembak dengan peluru karet," ungkapnya.

"Penyiksaan mereka mulai dari situ, ketika tidak ada pengakuan, terjadi penembakan untuk menakuti mental," sambung Hendro.

Siksaan di Dalam Kontainer Kapal

Di sisi lain, Hendro mengungkapkan aksi penyiksaan fisik dan mental di dalam kontainer kapal, termasuk penganiayaan dan penyetruman.

"Kemudian kami dibawa ke penjara, dan saat itu saya masih berada di kapal Israel dan penyiksaan dimulai di dalam kontainer. Kalau saya, disetrum karena badan kecil," jelasnya.

Baca Juga: Kemendagri Kawal Anggaran Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Pascabencana di Sumatra

"Bayangkan, saat itu di ruangan gelap dan tentara Israel yang berbadan besar menendang-nendang. Itu pasti yang dirasakan anak-anak Palestina," sambung Hendro.

Lebih lanjut, Hendro mengungkap bagaimana pihak Israel memanipulasi informasi publik dengan membuat narasi propaganda palsu seolah-olah mereka memberikan bantuan dan perlakuan baik.

Padahal, hal tersebut hanyalah siasat licik untuk menutupi kekejaman serta penderitaan nyata yang disembunyikan di balik layar.

"Perlu diingat, kebaikan yang terlihat bagi mereka adalah penderitaan. Bukan hanya kami yang merasakan, tapi juga buat yang tidak merasakannya," tegas Hendro.

"Hal itu karena mereka dapat informasi yang salah, contohnya saat mereka menginformasikan tengah membantu (para relawan), padahal sebenarnya mereka sedang menyiksa," tukasnya. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X