Donald Trump sendiri telah memberikan peringatan keras kepada para anggota NATO di Eropa. Ia menyebut bahwa negara-negara tersebut akan menghadapi "masa depan yang sangat buruk" jika mereka menolak untuk ikut menjaga jalur pasokan energi mereka sendiri.
Di sisi lain, laporan dari Washington Post menyebutkan bahwa Trump sebenarnya telah menerima pengarahan yang sangat serius mengenai kondisi internal Iran.
Berlawanan dengan harapan akan adanya keruntuhan pemerintahan di Teheran akibat perang, para intelijen memperingatkan bahwa kepemimpinan Iran saat ini tetap memegang kendali penuh dan justru berpotensi semakin kuat di tengah tekanan militer.
Kondisi ini membuat posisi Washington semakin sulit. Dengan para sekutu yang memilih untuk menjaga jarak, rencana Amerika Serikat untuk menciptakan stabilitas di jalur energi dunia melalui kekuatan koalisi kini menghadapi ketidakpastian besar. *
Artikel Terkait
Pasokan Minyak Terhenti Pasca Penangkapan Maduro, Kuba Alami Pemadaman Listrik Total
Enggan Berkonfrontasi, Negara Tetangga Iran Pilih Jalur Diplomasi Ketimbang Koalisi Anti-Teheran
Di Tengah Kelumpuhan Listrik Nasional Kuba, Trump Klaim Punya Hak Bebaskan atau Kuasai Havana
Josep Borrell: Uni Eropa Kehilangan Kredibilitas Dunia Akibat Terlalu Tunduk pada Amerika Serikat
Kanselir Friedrich Merz: Serangan Udara Tak Akan Bisa Ubah Pemerintahan di Iran