'Negosiasi Rasa Jebakan Batman', Dubes Iran Nilai Diplomasi dengan AS Kerap Berujung Serangan

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 3 Maret 2026 | 07:05 WIB
Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi ungkap negosiasi dengan AS kerap berujung serangan seperti jebakan Batman. (Dokumentasi SenayanPost.com)
Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi ungkap negosiasi dengan AS kerap berujung serangan seperti jebakan Batman. (Dokumentasi SenayanPost.com)

SENAYANPOST - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa krisis utama dalam hubungan Iran dan Amerika Serikat saat ini bukan semata soal nuklir, melainkan runtuhnya kepercayaan dalam proses negosiasi.

Menurutnya, dalam teori maupun praktik politik, negosiasi hanya dapat berjalan jika dibangun di atas kepercayaan.

"Langkah pertama dan prinsip mendasar dari sebuah negosiasi adalah membangun kepercayaan," ujar Mohammad Boroujerdi dalam konferensi persnya yang digelar pada 2 Maret 2026 di Menteng, Jakarta Pusat.

Boroujerdi mengatakan Iran telah berupaya membangun kepercayaan tersebut dengan Washington, termasuk melalui komitmen internasional yang konkret.

Baca Juga: Dubes Iran: Israel Bukan Anggota NPT, Tapi Serang Teheran dan Menuduh Kami Ancaman

"Kami telah bernegosiasi dengan Amerika Serikat dan mencapai kesepakatan JCPOA atau kesepakatan nuklir Iran," katanya.

Ia mengingatkan bahwa kesepakatan tersebut bahkan diperkuat oleh Resolusi Dewan Keamanan PBB, sehingga memiliki legitimasi internasional yang kuat.

Namun, menurutnya, Amerika Serikat kemudian keluar secara sepihak dari perjanjian tersebut.

"JCPOA telah didukung Resolusi Dewan Keamanan PBB. Tetapi apa yang terjadi? Amerika Serikat secara sepihak keluar dari kesepakatan," ujarnya.

Boroujerdi menambahkan bahwa setelah keluarnya Washington dari JCPOA, Iran tetap membuka ruang diplomasi dan melakukan lima putaran negosiasi lanjutan yang disebutnya hampir mencapai kesepakatan baru.

Baca Juga: Beredar Video Pidato Trump dan Netanyahu Menggunakan Bahasa Persia di Siaran TV Iran

 

"Kami melakukan lima putaran negosiasi dan sudah amat dekat dengan kesepakatan. Tetapi sebelum putaran keenam, Amerika Serikat dan Zionis Israel menyerang kami," katanya.

Menurutnya, serangan yang terjadi di tengah proses diplomasi semakin memperdalam ketidakpercayaan Iran terhadap komitmen Amerika Serikat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X