"Dalam konflik dengan Iran, Amerika Serikat mungkin dapat mengendalikan bagaimana perang dimulai, tetapi tidak bagaimana perang itu berakhir," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa tingkat ketidakpastian dalam kampanye semacam itu akan sangat tinggi, sementara taruhannya luar biasa besar—mulai dari stabilitas regional, pasar energi global, hingga kredibilitas Amerika Serikat di panggung internasional.
"Ketidakpastian dalam kampanye seperti ini akan sangat tinggi, sementara taruhannya—stabilitas kawasan, pasar energi global, dan kredibilitas AS—akan sangat besar," tulis Citrinowicz.
Baca Juga: Alwi Shihab Ungkap Board of Peace Bentuk Dukungan Prabowo Untuk Capai Two-State Solution
Ia pun kembali pada pertanyaan mendasar yang, menurutnya, harus dijawab sebelum tindakan apa pun diambil.
"Yang membawa kita kembali pada pertanyaan utama yang harus dijawab sebelum langkah apa pun diambil: apa strategi keluarnya?" pungkasnya.***
Artikel Terkait
Mediator Usulkan Kerangka Pembicaraan Iran dan AS, Apa Isinya?
Menlu Abbas Araghchi Pastikan Pembicaraan Iran dan AS Berlangsung di Oman, Begini Reaksi Israel
AS Tembak Jatuh Drone Iran, Donald Trump Sebut Pembicaraan dengan Teheran Masih Berlanjut
Pengamat Keamanan Timur Tengah: Pembicaraan Nuklir Iran dan AS di Oman Hampir Pasti Buntu
Laporan: Pembicaraan AS dan Iran di Oman Fokus Program Nuklir, Negara Kawasan Berperan di Balik Layar