Hamas Tuntut Israel Penjajah Buka Penyelidikan Tak Memihak Atas Serangan 7 Oktober 2023

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 27 Desember 2025 | 21:33 WIB
Gerakan perlawanan Hamas menuntut Israel penjajah untuk membuka penyelidikan tak memihak atas serangan 7 Oktober 2023. (Almuqawma.com)
Gerakan perlawanan Hamas menuntut Israel penjajah untuk membuka penyelidikan tak memihak atas serangan 7 Oktober 2023. (Almuqawma.com)

Hamas menyerukan penyelidikan yang tidak memihak atas kematian warga sipil pada 7 Oktober, serta penyelidikan atas kejahatan yang dilakukan Israel terhadap Palestina, termasuk perang di Gaza.

Baca Juga: Hamas Serahkan Dua Jenazah Warga Israel yang Jadi Sandera Di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata yang Rapuh

Pada Mei 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengumumkan telah meminta surat perintah penangkapan untuk tiga pemimpin Hamas, yang semuanya kemudian dibunuh oleh Israel, atas tuduhan membunuh ratusan warga sipil Israel dan menyandera orang pada 7 Oktober.

Jaksa ICC mengatakan para pemimpin tersebut memikul tanggung jawab pidana atas kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan dan pemusnahan, serta kejahatan perang seperti penyanderaan dan perlakuan kejam terhadap tawanan, dan pelanggaran serius lainnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, juga dikenai surat perintah penangkapan ICC atas "kejahatan perang berupa kelaparan sebagai metode peperangan dan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan, penganiayaan, dan tindakan tidak manusiawi lainnya".***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X