Kemudian berlanjut di Suwayda yang di mana daerah tersebut adalah mayoritas Druze.
Lebih lanjut, dibentuknya kelompok-kelompok ini, menurut Perlawanan Rakyat Suriah adalah untuk menanggapi eskalasi yang dilakukan oleh Amerika, Israel, dan kelompok Salafi Wahabi.
"Komando juga menegaskan bahwa bank target terus berkembang, dipengaruhi oleh perkembangan di kawasan tersebut dan eskalasi ekspansi teroris Amerika-Zionis-Wahabi. Hal ini menjadikan fase berikutnya bersifat kualitatif, yang dibangun di atas kesiapan yang tinggi dan disiplin yang ketat," jelasnya.
Komando Perlawanan Rakyat Suriah menegaskan pula bahwa ini adalah pilihan strategis yang diambil untuk ke depannya.
"Dengan mengumumkan hal ini, kami menegaskan bahwa jalan ini merupakan pilihan strategis yang tak dapat diubah, dan bahwa tangan telah siap, keputusan ada di tangan Komando, dan waktu ada di tangan lapangan," tutup pernyataan resmi tersebut.***
Artikel Terkait
Penyerahan Bashar Al Assad Bayangi Hubungan Suriah dan Rusia
Fakta Baru Penggerudukan Rumah Sakit Nasional Suwayda oleh Aparat Keamanan Suriah, Ada Insiden Penembakan Tewaskan Relawan
Israel Penjajah Terus Merangsek ke Suriah Selatan, Lakukan Penangkapan dan Penggeledahan Rumah Warga Quneitra
Ahmad Al Sharaa Minta Tolong Putin Bantu Hadang Agresi Israel di Suriah, Pengamat Ungkap Niat Rusia Sebenarnya
Iran Siap Normalisasi Hubungan Diplomatik dengan Suriah, Ali Larijani Sebut Syarat Ini