Presiden Sementara Ahmad Al Sharaa Ungkap Masa Depan Hubungan Suriah dengan Israel: Kita Punya Musuh yang Sama

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 2 Juni 2025 | 17:18 WIB
Presiden sementara Suriah Ahmad Al Sharaa ungkap masa depan hubungan negaranya dengan Israel setelah jatuhnya Bashar Al Assad. (X.com/@SyPresidency)
Presiden sementara Suriah Ahmad Al Sharaa ungkap masa depan hubungan negaranya dengan Israel setelah jatuhnya Bashar Al Assad. (X.com/@SyPresidency)

Sharaa tidak menutup-nutupi tantangan Suriah, lebih dari satu juta orang tewas di kuburan massal, 12 juta orang mengungsi, ekonomi yang terpuruk, sanksi yang masih berlaku, dan milisi saingan yang bercokol di utara.

"Ini bukan dongeng. Ini adalah pemulihan. Dan pemulihan itu menyakitkan," ujarnya.

Ia mengakui bahwa kekuatan asing — Tiongkok, Rusia, Iran, Turki, UEA, Qatar, dan AS — akan terus memengaruhi jalan Suriah.

Namun, ia menegaskan bahwa kedaulatan Suriah dimulai dengan konsensus Suriah.

"Kami tidak akan menjadi pion. Kami juga tidak akan menjadi benteng. Kami akan menjadi negara yang memerintah dengan legitimasi, bukan sekadar kendali. Kami ingin AS bermitra dengan kami — dalam pemerintahan, dalam antikorupsi, dalam membangun lembaga yang didasarkan pada kejujuran dan integritas," tegas Ahmad Al Sharaa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Jewish Journal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X