SENAYANPOST - Suriah era presiden sementara Ahmad Al Sharaa atau Abu Mohammad Al Jolani memiliki wajah kebijakan luar negeri yang berbeda dengan Bashar Al Assad.
Belum lama ini, Ahmad Al Sharaa melakukan lobi dan diplomasi dengan negara-negara Arab yang sebelumnya hampir tidak pernah dilakukan oleh rezim sebelumnya.
Pendekatan presiden sementara Suriah ini menarik banyak perhatian setelah sebelumnya Ahmad Al Sharaa mengatakan bahwa ia siap menandatangani Perjanjian Abraham atau Abraham Accords dengan Israel.
Namun, Ahmad Al Sharaa menggarisbawahi bahwa penandatanganan tersebut harus sesuai dengan 'syarat dan ketentuan berlaku'.
Diketahui, sebelum menjajaki Perjanjian Abraham, setidaknya Suriah harus melalui langkah-langkah sebelum akhirnya menormalisasi hubungan dengan Israel lewat perjanjian ini.
Perkembangan Terbaru
Belum lama ini, Presiden AS Donald Trump di dalam pesawatnya menuju Qatar dari Arab Saudi menyatakan akan mencabut sanksi terhadap Suriah.
Ia juga menegaskan akan bertemu langsung dengan Al Sharaa di Riyadh.
Dalam kesempatan itu, Trump mengatakan bahwa Suriah pada akhirnya akan bergabung dengan Perjanjian Abraham, yang merupakan salah satu arahan utama yang dibahasnya dengan mitranya dari Suriah selama pertemuan tersebut.
Trump mengaitkan masuknya Suriah ke dalam perjanjian tersebut dengan stabilisasi situasi di negara tersebut dan pengaturan urusan dalam negeri, menurut laporan dari media Amerika, termasuk CNN.
"Saya pikir mereka (Suriah) perlu memperbaiki situasi mereka terlebih dahulu. Saya harap Anda akan bergabung saat keadaan stabil," kata Donald Trump kepada Al Sharaa.
"Ya, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Al Sharaa.
Selama pertemuan kedua presiden di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, asisten Gedung Putih dan sekretaris pers Karoline Leavitt menyatakan melalui X bahwa Trump mendorong mitranya al-Sharaa pada lima isu utama, termasuk penandatanganan Perjanjian Abraham dengan Israel.
Artikel Terkait
Laporan: Daripada Turki, Israel Lobi AS Supaya Rusia Bertahan di Suriah yang 'Lemah' dan 'Terpecah'
Lebih dari 1000 Orang Tewas, Ahmad Al Sharaa Janji Atasi Kekerasan Mematikan di Suriah, Simpatisan Bashar Al Assad Diduga Terlibat
Israel Tak Bergeming, Menkeu Bezalel Smotrich Lanjutkan Perang Sampai Rakyat Palestina Keluar Gaza dan Suriah Dipisahkan
Kutuk Penghinaan Nabi Muhammad SAW di Jaramana, Perlawanan Rakyat Suriah Tuding Ahmad Al Sharaa Antek Zionis dan Amerika
Olahraga di Tengah Krisis, Ahmad Al Sharaa Main Basket dengan Menlu Asaad Al Shaibani, Perlawanan Rakyat Suriah: 'Abu Basketball Al Jolani'