Baca Juga: Israel Bebaskan 90 Warga Palestina yang Ditahan, Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
Indonesia juga menyoroti peran UNRWA yang sangat penting setelah tragedi genosida ini.
"Peran UNRWA sangat krusial dalam mencapai langkah-langkah tersebut. DK PBB harus melindungi UNRWA dari segala ancaman dan kampanye disinformasi yang menyerang lembaga ini," ungkapnya.
Kedua, Indonesia menekankan solusi dua negara atau two state solution untuk mengakhiri konflik antara Israel dan Palestina.
Alternatif dari solusi ini menurut Indonesia hanya akan menimbulkan apartheid dan penindasan.
Baca Juga: Hamas Serahkan 3 Tawanan Israel kepada Palang Merah di Gaza
"Alternatif lain hanya akan menghasilkan apartheid dan penindasan," tandasnya.
Di akhir pernyataannya, Indonesia juga mengajak agar DK PBB menegaskan relevansinya.
"Sejarah akan menilai apakah DK PBB mampu bangkit menghadapi tantangan atau justru menjadi tidak relevan", pungkasnya.***
Artikel Terkait
Joe Biden Sebut Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza Usulan Pemerintahannya, Presiden Terpilih AS Donald Trump Justru Bilang Ini
Alasan Netanyahu Terlibat dalam Gencatan Senjata di Gaza, Ada Tekanan dari Donald Trump?
Indonesia Sambut Positif Gencatan Senjata di Gaza, Wamenlu Anis Matta: Dunia Internasional Wajib Hukum Israel
Qatar Umumkan Gencatan Senjata di Gaza Berlaku 19 Januari 2025 Pukul 08.30 Waktu Setempat
Israel Bebaskan 90 Warga Palestina yang Ditahan, Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza