Baca Juga: Benjamin Netanyahu Lagi-lagi Sabotase Gencatan Senjata di Gaza
"Jumlah korban tewas diperkirakan akan besar mengingat intensitas konflik ini; infrastruktur layanan kesehatan yang hancur; kekurangan makanan, air, dan tempat tinggal yang parah; ketidakmampuan penduduk untuk mengungsi ke tempat yang aman; dan hilangnya dana untuk UNRWA, salah satu dari sedikit organisasi kemanusiaan yang masih aktif di Jalur Gaza," kata surat itu sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye pada 10 Januari 2025.
Para ahli memperkirakan bahwa jumlah jenazah yang masih terkubur di bawah reruntuhan kemungkinan melebihi 10.000.***
Artikel Terkait
Laporan: Perundingan Gencatan Senjata di Gaza Terhenti, Hamas dan Israel Penjajah Temui Jalan Buntu
80 Persen Tenda Pengungsian di Gaza Hancur Akibat Musim Dingin Parah
Benjamin Netanyahu Lagi-lagi Sabotase Gencatan Senjata di Gaza
82 Ribu Lebih Warga Israel Lakukan Eksodus Gegara Perang di Gaza, Terus Meningkat Tahun 2024
Hamas Ingin Gencatan Senjata Secepatnya di Gaza dengan Israel, Korban Syahid Hampir 46 Ribu Orang