Skandal Korupsi Benjamin Netanyahu Hantui sang Perdana Menteri, Jadi Alasan Perpanjang Perang di Gaza

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 24 November 2024 | 19:05 WIB
Film The Bibi Files ungkap skandal korupsi Benjamin Netanyahu yang digunakan sebagai alasan untuk perpanjang perang di Gaza. (X.com/@netanyahu)
Film The Bibi Files ungkap skandal korupsi Benjamin Netanyahu yang digunakan sebagai alasan untuk perpanjang perang di Gaza. (X.com/@netanyahu)

SENAYANPOST - The Bibi Files yang disutradarai oleh Alexis Bloom mengungkap skandal korupsi Benjamin Netanyahu yang menghantuinya sejak 2019.

Diketahui, Perdana Menteri Israel tersebut tersangkut kasus dugaan penyuapan dan penipuan dan berkali-kali pula Netanyahu mangkir dari pengadilan.

Film tersebut juga mengungkapkan bagaimana Netanyahu menggunakan perang di Gaza untuk mengindar dari pengadilan korupsi.

Oleh karena itu, Netanyahu nampaknya tidak akan menghentikan perang di daerah kantong tersebut sampai kasus korupsinya dilupakan oleh rakyatnya sendiri.

Baca Juga: Inggris Bakal Tangkap Netanyahu dan Gallant Ikuti Perintah ICC, Jerman Justru Bilang Begini

Selama perang berlangsung, hal itu menjadi alasannya untuk tetap menjabat.

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Variety, dokumenter tersebut berpendapat bahwa Netanyahu takut digulingkan dan dipenjara, sampai-sampai ia bersedia menghancurkan masyarakat Israel untuk menghindarinya.

Ketika para pemimpin negara dituduh melakukan korupsi, tuduhannya cenderung serius.

Richard Nixon dijatuhkan oleh serangkaian kejahatan.

Ronald Reagan mengawasi skandal Iran-Contra (pelanggaran yang, menurut saya, lebih serius daripada Watergate).

Donald Trump telah didakwa dengan kejahatan mulai dari campur tangan pemilu hingga penyerangan seksual.

Baca Juga: Netanyahu Jadi Buronan ICC, Jaksa Karim Khan Minta Semua Negara Kooperatif Termasuk Indonesia

Namun Israel adalah tempat yang berbeda.

Tujuh puluh enam tahun setelah berdirinya, negara ini tetap menjadi negara yang keras secara spiritual, berakar pada etos sosialis kibbutz yang sederhana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Variety

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X