Ia menegaskan tidak memihak baik Israel dan Palestina dan akan melakukan investigasi secara independen.
"Secara paralel, Kantor saya terus melakukan investigasi yang independen dan tidak memihak terhadap situasi di Negara Palestina dengan fokus. Kami sedang mengajukan jalur penyelidikan tambahan di wilayah yang berada di bawah yurisdiksi Pengadilan, yang meliputi Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur. Saya sangat prihatin dengan laporan tentang meningkatnya kekerasan, semakin menyusutnya akses kemanusiaan, dan terus meluasnya tuduhan kejahatan internasional di Gaza dan Tepi Barat," jelasnya.
Setelah beberapa bulan tertunda, akhirnya ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Gallant.
"Kami akan terus melaksanakan mandat kami untuk memenuhi komitmen mendasar yang menjadi dasar Statuta Roma: bahwa kehidupan semua manusia memiliki nilai yang sama," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Benjamin Netanyahu Jadi Buronan ICC, Kongres AS Justru Undang Perdana Menteri Israel ke Washington
382 Hari Kejahatan Perang di Gaza, Kapan ICC Tangkap Netanyahu dan Gallant?
Netanyahu Diduga Ubah Notulen Rapat dalam Pembelaan Israel di ICC, Ingin Hapus Bukti Kejahatan Perang?
ICC Keluarkan Surat Penangkapan Benjamin Netanyahu, Yoav Gallant, dan Komandan Hamas Mohammed Deif
Netanyahu Kecam Surat Penangkapan Atas Kejahatan Perang, Sebut ICC Antisemit