Kesaksian Dua Prajurit UNIFIL yang Jadi Korban Serangan Tank Merkava Israel di Lebanon

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 20:03 WIB
Berikut kesaksian dua prajurit pasukan penjaga perdamaian atau UNIFIL di Lebanon saat diserang tank Merkava Israel. (Tangkapan layar YouTube UNIFIL)
Berikut kesaksian dua prajurit pasukan penjaga perdamaian atau UNIFIL di Lebanon saat diserang tank Merkava Israel. (Tangkapan layar YouTube UNIFIL)

SENAYANPOST - Dua prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB atau UNIFIL memberikan kesaksian saat diserang tank Merkava Israel di Menara Observasi 14, Naqoura, Lebanon.

Sebagaimana diketahui, dua prajurit tersebut adalah Pratu Marinir Eggy Arifiyanto dan Praka Nofrian Syahputra yang mulai bertugas pagi hari pada insiden 10 Oktober 2024.

Praka Nofrian menerangkan bagaimana situasi mencekam itu terjadi saat mereka berdua bertugas.

"Kami memulai tugas pada pukul 04.00 pagi pada 10 Oktober 2024 dan berjaga di Menara Observasi 14 di markas UNIFIL di Naqoura," kata Nofrian Syahputra pada 24 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari YouTube UNIFIL.

Baca Juga: Menlu Sugiono di KTT BRICS Plus: Indonesia Siap Bergabung, Desak Gencatan Senjata di Gaza

"Tiba-tiba kami melihat sinar laser yang menarget kami berdua," tambahnya.

Usai melihat sinar laser, mereka langsung melakukan pengawasan dan pengintaian untuk mengetahui situasi sekitar.

"Kami langsung melakukan pengawasan dan pengintaian kemudian melakukan inisiatif mematikan lampu di lantai 4 dan menyalakan lampu di lantai 2," terangnya.

"Setelah itu, kami melihat dari atas untuk melihat situasi dan berkoordinasi dengan menara lainnya di sana," tambahnya.

Nofrian memastikan sinar laser tersebut mengarah kepada menara observasi tempat ia bertugas.

Baca Juga: Israel Penjajah Terus Lakukan Pembersihan Etnis, Setengah Penduduk Kamp Jabalia di Gaza Utara Jadi Korban

"Setelah berkomunikasi dengan menara tersebut, bisa dipastikan laser tersebut diarahkan kepada kami," ungkapnya.

Pihaknya langsung menghubungi atasan dan tak lama kemudian proyektil dari tank Merkava mendarat dan menghantam menara observasi tersebut.

"Kami langsung melapor ke atasan setelah sebuah proyektil diluncurkan dari tank Merkava dan menghantam menara observasi kami di sini," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: UNIFIL

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X