SENAYANPOST - Dua prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB atau UNIFIL memberikan kesaksian saat diserang tank Merkava Israel di Menara Observasi 14, Naqoura, Lebanon.
Sebagaimana diketahui, dua prajurit tersebut adalah Pratu Marinir Eggy Arifiyanto dan Praka Nofrian Syahputra yang mulai bertugas pagi hari pada insiden 10 Oktober 2024.
Praka Nofrian menerangkan bagaimana situasi mencekam itu terjadi saat mereka berdua bertugas.
"Kami memulai tugas pada pukul 04.00 pagi pada 10 Oktober 2024 dan berjaga di Menara Observasi 14 di markas UNIFIL di Naqoura," kata Nofrian Syahputra pada 24 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari YouTube UNIFIL.
Baca Juga: Menlu Sugiono di KTT BRICS Plus: Indonesia Siap Bergabung, Desak Gencatan Senjata di Gaza
"Tiba-tiba kami melihat sinar laser yang menarget kami berdua," tambahnya.
Usai melihat sinar laser, mereka langsung melakukan pengawasan dan pengintaian untuk mengetahui situasi sekitar.
"Kami langsung melakukan pengawasan dan pengintaian kemudian melakukan inisiatif mematikan lampu di lantai 4 dan menyalakan lampu di lantai 2," terangnya.
"Setelah itu, kami melihat dari atas untuk melihat situasi dan berkoordinasi dengan menara lainnya di sana," tambahnya.
Nofrian memastikan sinar laser tersebut mengarah kepada menara observasi tempat ia bertugas.
"Setelah berkomunikasi dengan menara tersebut, bisa dipastikan laser tersebut diarahkan kepada kami," ungkapnya.
Pihaknya langsung menghubungi atasan dan tak lama kemudian proyektil dari tank Merkava mendarat dan menghantam menara observasi tersebut.
"Kami langsung melapor ke atasan setelah sebuah proyektil diluncurkan dari tank Merkava dan menghantam menara observasi kami di sini," katanya.
Artikel Terkait
2 Prajurit UNIFIL Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, Menlu Retno Sebut Pelanggaran Hukum Internasional
TNI Konfirmasi 2 Prajurit Bertugas di UNIFIL yang Jadi Korban Serangan Israel, Begini Kondisinya
KSAD Tanggapi Rencana Penambahan Pasukan Penjaga Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Israel Penjajah Kembali Serang UNIFIL, Dua Kamera Hancur dan Menara Pengawas Rusak
Israel Penjajah Terancam Bangkrut, Perang di Gaza dan Lebanon Habiskan Rp2 Triliun per Hari