Gerakan perlawanan itu menyerukan kepada negara-negara Islam dan Arab untuk memenuhi kewajiban mereka terhadap rakyat (Palestina), tanah mereka, dan tempat-tempat suci Islam dan Kristen yang telah dinodai oleh 'geng kriminal pemukim fasis' yang tidak lain adalah Israel.***
Artikel Terkait
Bohongi Iran, Politbiro Hamas Tidak Memindahkan Kantornya ke Baghdad Irak
Ismail Haniye atau Yahya Sinwar, Siapa Penguasa Hamas Sebenarnya ?
Hamas Ajukan Usulan Baru Terkait Gencatan Senjata di Gaza pada Tiga Mediator
Hamas dan Hizbullah Bahas Perkembangan Pertempuran Gencatan Senjata dengan Israel
Politbiro Hamas Terima Tokoh Marxisme Palestina