"Kali ini, AS membiarkannya berlalu," lanjutnya.
"Resolusi Dewan Keamanan adalah hukum internasional, dan selalu dianggap mengikat semua negara anggota PBB," tambahnya.
Pemungutan suara tersebut dilakukan di tengah seruan internasional untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, ketika pasukan Israel menyerang Gaza dengan salah satu kampanye yang paling merusak, dan kondisi kemanusiaan di jalur yang terkepung mencapai tingkat kritis.
Lebih dari 90 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi, dan kondisi di bawah pengepungan dan pemboman total Israel telah mendorong Gaza ke ambang kelaparan, kata PBB.
Baca Juga: Mulai Melunak, Israel Penjajah Beri Sinyal ke Hamas soal Pengungsi untuk Kembali ke Gaza Utara
Lebih dari 32.000 warga Palestina telah terbunuh sejak 7 Oktober, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, sementara sisanya mengalami kelaparan yang sangat besar.***
Artikel Terkait
Penjajah Israel 'Ogah-ogahan' Gencatan Senjata di Gaza, Ismail Haniyeh Sebut Hamas Siap Capai Kesepakatan
Hamas Bantah Klaim Al Arabiya soal Gencatan Senjata di Gaza dengan Penjajah Israel
Hamas Kirim Rincian Proposal Terbaru Gencatan Senjata di Gaza, Israel Penjajah Tolak Mentah-mentah
Rusia dan China Kompak Veto AS Usulan Gencatan Senjata di Gaza, Ini Alasannya
Temui Jalan Buntu, Israel Penjajah Tolak Usulan Gencatan Senjata dari Hamas