Dewan Keamanan PBB Adopsi Resolusi Gencatan Senjata Segera di Gaza, AS Pilih Abstain

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 25 Maret 2024 | 22:28 WIB
Dewan Keamanan PBB akhirnya sepakat untuk mendorong gencatan senjata segera di Gaza, sementara AS pilih abstain. (Twitter.com/@UN)
Dewan Keamanan PBB akhirnya sepakat untuk mendorong gencatan senjata segera di Gaza, sementara AS pilih abstain. (Twitter.com/@UN)

SENAYANPOST - Dewan Keamanan PBB mendesak untuk gencatan senjata segera di Gaza setelah sebelumnya selalu diveto oleh Amerika Serikat (AS).

Kali ini, AS memilih untuk abstain dalam resolusi gencatan senjata di Gaza yang baru-baru ini diusulkan ke dalam sidang Dewan Keamanan PBB.

Dalam resolusi tersebut, PBB meminta agar dua pihak yang bertikai, Israel penjajah dan kelompok Perlawanan Palestina untuk segera melakukan gencatan senjata di Gaza, Palestina dan pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera.

Dari 15 anggota dewan, hanya AS yang memilih abstain sementara 14 negara lainnya memilih setuju.

Berbicara setelah pemungutan suara, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield menyalahkan Hamas atas keterlambatan dalam mengeluarkan resolusi gencatan senjata.

Baca Juga: Temui Jalan Buntu, Israel Penjajah Tolak Usulan Gencatan Senjata dari Hamas

"Kami tidak setuju dengan semua resolusi tersebut," yang menurutnya menjadi alasan mengapa AS abstain pada 25 Maret 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

"Beberapa perubahan penting diabaikan, termasuk permintaan kami untuk menambahkan kecaman terhadap Hamas," kata Thomas-Greenfield.

Dia menekankan bahwa pembebasan tawanan akan meningkatkan bantuan kemanusiaan di wilayah kantong pantai yang terkepung.

Dalam sebuah pernyataan setelah pemungutan suara, Gedung Putih mengatakan resolusi akhir tidak menggunakan bahasa yang dianggap penting oleh AS, dan pemungutan suara tersebut tidak mewakili perubahan kebijakan.

Namun editor diplomatik Al Jazeera James Bays mengatakan hal ini masih merupakan perkembangan yang 'sangat, sangat signifikan'.

Baca Juga: Biadab! Kesaksian Warga Gaza yang Lolos dari Tentara Israel Penjajah di RS Al Shifa, Mulai Rudapaksa hingga Dibakar Hidup-hidup

"Setelah hampir enam bulan… pemungutan suara, hampir dengan suara bulat," menuntut gencatan senjata yang permanen dan segera di Gaza.

"AS telah menggunakan hak vetonya sebanyak tiga kali," kata Bays.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X