Didesak Terus AS Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza, Abu Ubaidah Sebut Tidak Akan Berkompromi soal Ini

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 9 Maret 2024 | 16:37 WIB
Juru bicara militer Hamas, Abu Ubaidah mengatakan tak akan berkompromi soal negosiasi gencatan senjata dan pertukaran tawanan di Gaza. (Brigade Izzuddin Al Qassam)
Juru bicara militer Hamas, Abu Ubaidah mengatakan tak akan berkompromi soal negosiasi gencatan senjata dan pertukaran tawanan di Gaza. (Brigade Izzuddin Al Qassam)

Bencana kelaparan tersebut telah membayangi warga Gaza dalam beberapa bulan terakhir karena terhambatnya distribusi bantuan kemanusiaan oleh penjajah Israel.

"Kami menegaskan bahwa kelaparan ini telah membayangi seluruh lapisan masyarakat kami di Gaza, termasuk (tawanan Israel) yang mengalami tingkat kelaparan dan kekurangan yang sama dengan masyarakat kami. Mereka menderita kekurangan makanan dan obat-obatan, tawanan musuh mengalami kekurangan gizi, dehidrasi, dan kekurusan. Penyakit kini mengancam kehidupan beberapa dari mereka karena tidak tersedianya obat-obatan dan makanan yang layak. Selain itu, mereka terkena pemboman dan pembunuhan dalam insiden yang telah berulang kali kami umumkan," bebernya.

Baca Juga: Indonesia Bakal Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Udara, Jokowi: Lewat Darat Sangat Sulit

Ia juga mendesak kepada keluarga tawanan untuk menekan pemerintah Netanyahu untuk segera membebaskan mereka.

Syaratnya seperti yang pernah disebutkan berkali-kali dalam perundingan gencatan senjata sebelumnya.

"Jika keluarga para tahanan ini mengkhawatirkan nyawa mereka, beri tahu mereka bahwa pemerintah dan dewan perang sedang mempermainkan nyawa anak-anak mereka. Mereka bersikeras menerima mereka di peti mati. Tanggung jawab ada di tangan mereka untuk menyelamatkan mereka yang bisa. diselamatkan dari mereka," ucapnya menggarisbawahi.

Sebagai penutup, Abu Ubaidah menyampaikan salamnya kepada rakyat Palestina yang teguh dan para pejuang bangsa yang heroik di segala bidang.

Secara khusus, Abu Ubaidah menyebutkan mereka yang menjadi syahid dalam perjalanan menuju Al Quds, di Lebanon, Yaman, dan Irak.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Qassam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X