Seminggu ICJ Keluarkan Perintah, Netanyahu Sulit Redam Pernyataan Genosida dari Kabinetnya

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 3 Februari 2024 | 15:36 WIB
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kesulitan meredam pernyataan genosida dari anggota kabinetnya setelah seminggu perintah ICJ. (Twitter.com/@IsraeliPM)
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kesulitan meredam pernyataan genosida dari anggota kabinetnya setelah seminggu perintah ICJ. (Twitter.com/@IsraeliPM)

Selama akhir pekan, para menteri dan anggota parlemen berpartisipasi dalam konferensi pro-pemukiman di Al Quds yang diduduki, mengadvokasi pembangunan pemukiman Israel di Gaza pasca perang.

Hal ini bertentangan dengan klaim Netanyahu bahwa Israel tidak berniat menduduki Gaza secara permanen atau menggusur penduduk sipilnya.

Baca Juga: Kelompok Perlawanan Palestina Tegaskan Belum Ada Gencatan Senjata di Gaza

Beberapa pengamat menyatakan bahwa mitra koalisi ekstremis mungkin tidak ingin memicu keruntuhan rezim, namun mungkin berupaya melemahkan kelompok sentris dan memaksa mereka meninggalkan kabinet perang.

Tantangan kedua bagi Netanyahu adalah memburuknya krisis kemanusiaan di Gaza.

Dengan Israel yang membatasi agresi militernya, hal ini memungkinkan perlawanan untuk menyusun kembali pasukannya di Jalur Utara.

Hal ini menimbulkan dilema serius bagi Netanyahu karena melanjutkan serangan udara untuk melemahkan perlawanan dapat memperburuk krisis kemanusiaan, dan sekali lagi membuatnya berselisih dengan ICJ.

Sehari setelah ICJ mengeluarkan keputusannya, banyak donor Barat memilih untuk menangguhkan pendanaan untuk badan UNRWA, yang merupakan lembaga pendukung utama bagi penduduk sipil Gaza.

Baca Juga: Netanyahu Ogah Bebaskan Ribuan Warga Palestina atau Tarik Tentara IDF dari Gaza

Langkah ini dipicu oleh dugaan keterlibatan 12 anggota staf UNRWA yang terlibat dalam gerakan Perlawanan.

Akibatnya, situasi kemanusiaan di Gaza diperkirakan akan memburuk dalam beberapa hari mendatang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X