SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membebaskan ribuan warga Palestina yang ditahan dan menarik tentara IDF dari Gaza belum lama ini.
Netanyahu juga menyebut ribuan warga Palestina yang berada di penjara Israel tersebut dengan sebutan teroris.
Diketahui, kurang lebih 6.400 warga Palestina ditangkap oleh Israel dan hingga kini masih ditahan.
"Kami tidak akan menyingkirkan IDF dari Jalur Gaza dan kami tidak akan melepaskan ribuan teroris," kata Benjamin Netanyahu pada 30 Januari 2024, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.
Baca Juga: PM Israel Benjamin Netanyahu Setujui Rencana Pascaperang di Gaza, Ternyata Ini Isinya
Hal tersebut disampaikan Netanyahu saat berbicara di Akademi Bnei David di Eli.
Ia menegaskan bahwa pihaknya menginginkan kemenangan total dalam perang ini.
Sayangnya, menurut sebagian pengamat, apa yang dicapai Israel di Gaza ini sia-sia.
Baru-baru ini, Israel memenuhi terowongan Hamas dengan air laut dan belum menghasilkan sesuatu yang signifikan.
"Semua ini tidak akan terjadi. Apa yang akan terjadi? Kemenangan mutlak!" jelasnya.
Baca Juga: Gegara Tampil Stylish Hadapi Tank Israel, Mujahidin Brigade Al Qassam Ini Viral di Medsos
Berbagai laporan media mengindikasikan bahwa Israel menyetujui kerangka kerja yang akan membebaskan semua sandera Israel, mulai dari wanita, anak-anak, orang tua, dan orang sakit, dalam pertemuan di Paris pada hari Minggu dengan Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir.
Akan ada jeda bertahap dalam perang Israel melawan Hamas selama proses tersebut berlangsung, kata laporan tersebut.
Israel juga akan mengizinkan lebih banyak bantuan ke Gaza dan akan membebaskan sejumlah besar tahanan Palestina.
Artikel Terkait
Negara Barat Ramai-ramai Tangguhkan Pendanaan UNRWA ke Palestina, Hamas: Mereka Terlibat dalam Perang
AS dan Prancis Kecam Keras Rencana Israel Gusur Warga Palestina di Gaza: Retorika Ini Menghasut
Tentara Zionis Israel Terus Bombardir Palestina di Gaza, Hamas Kirim Rentetan Roket ke Tel Aviv
Hamas dan Jihad Islam Palestina soal Gencatan Senjata: Kami Ingin Jaminan Arab dan Dunia Internasional
117 Hari Perang di Gaza, AS Pertimbangkan Pengakuan Negara Palestina