Baca Juga: Sempat Viral Joget TikTok, Empat Terduga Tentara IDF Ini Ditangkap Sayap Militer Hamas
"Kami mengadakan pertemuan faksi beberapa minggu yang lalu ketika saya bertanya kepadanya tentang relokasi sukarela dan dia mengatakan itu ide yang bagus dan tidak mudah untuk menemukan negara -negara yang akan menerima gaza," Danon mengkonfirmasi.
Ia menambahkan bahwa dia mengerti bahwa perubahan hati Netanyahu sudah jatuh untuk tekanan Amerika.
"Dalam beberapa hari terakhir, karena tekanan yang datang dari beberapa negara, ia menyatakan bahwa itu bukan posisi pemerintah dan Israel tidak mempromosikannya. (Menteri Luar Negeri AS Antony) Blinken mengatakan dia mendapat jaminan," lanjut anggota parlemen itu.
Sementara itu, kantor Perdana Menteri menolak mengomentari pernyataan Danon.
Baca Juga: Hizbullah Bantah Salah Satu Petinggi Militernya Tewas, IDF Justru Bilang Begini
Selama konferensi pers di Tel Aviv pada hari Selasa, Blinken mengatakan kepada wartawan bahwa warga sipil Palestina tidak boleh ditekan untuk meninggalkan Gaza.
Blinken menambahkan bahwa Netanyahu menegaskan kembali kepadanya hari ini bahwa ini bukan kebijakan pemerintah Israel.***
Artikel Terkait
Keluarga Sandera Ejek PM Benjamin Netanyahu di Knesset: Kami Tidak Punya Waktu Lagi!
Benjamin Netanyahu Keukeuh Lanjutkan Perang hingga Warga Gaza 'Deportasi', Hamas: Ini Rencana Konyol
Benjamin Netanyahu Bersikeras Bakal Kuasai Perbatasan Gaza dan Mesir, Begini Kata Otoritas Palestina
Benjamin Netanyahu Kecam Keras Afrika Selatan Gegara Tuntutan Kejahatan Genosida Israel
Menlu AS Antony Blinken Sentil Netanyahu Usai 23 Ribu Lebih Warga Sipil Gaza Tewas