Keluarga Sandera Ejek PM Benjamin Netanyahu di Knesset: Kami Tidak Punya Waktu Lagi!

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 26 Desember 2023 | 13:02 WIB
Keluarga sandera menuntut PM Israel Benjamin Netanyahu untuk segera membebaskan kerabatnya dari Hamas. (Twitter.com/@KnessetENG)
Keluarga sandera menuntut PM Israel Benjamin Netanyahu untuk segera membebaskan kerabatnya dari Hamas. (Twitter.com/@KnessetENG)

SENAYANPOST - Keluarga para sandera Hamas belum lama ini ejek Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Knesset.

Dalam tuntutannya, keluarga sandera mendesak Netanyahu untuk segera membebaskan kerabatnya dari kelompok pejuang Hamas.

Sebelumnya, tentara IDF menembak mati beberapa sandera Hamas yang tidak lain adalah warga Israel.

Hal ini memicu kemarahan publik Israel terlebih dari keluarga korban.

Sayangnya, Netanyahu bersikeras tidak akan menghentikan perang sampai Hamas lenyap dari bumi Gaza.

Baca Juga: Full Berbahasa Arab, Ulama Al Azhar Mesir Gelar Pelatihan Fatwa

"Kami tidak akan berhenti berperang," kata Netanyahu pada 25 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

Keluarga sandera kemudian membalas pernyataan Netanyahu di dalam Knesset tersebut.

"Kami tidak punya waktu!" salah satu kerabat berseru dari galeri Knesset, setelah itu keluarga-keluarga tersebut meneriakkan 'Sekarang! Sekarang! Sekarang!' menuntut pembebasan segera para sandera.

Netanyahu mengakui sudah melakukan 'segala upaya' untuk membawa pulang warga Israel yang diculik, hal tersebut memerlukan 'tekanan militer' agar berhasil.

"Saya juga tidak merinci upaya yang kami lakukan saat ini dan menurut saya tidak tepat untuk merincinya," lanjut Netanyahu.

Baca Juga: Oshi no Ko: Sosok Misterius yang Bantu Hikaru Kamiki dalam Pembunuhan Ai Hoshino

"Saya hanya ingin menekankan: Kami akan mengguncang setiap pohon dan membalikkan setiap batu untuk mengembalikan semua korban penculikan kami," tegasnya.

"Kami tidak akan berhasil membebaskan lebih dari 100 korban penculikan sejauh ini tanpa tekanan militer. Semua tekanan yang kami lakukan: politik, intelijen, dan upaya lainnya, tidak akan berhasil tanpa tekanan militer,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X