Mesir Ungkap Rencana Gencatan Senjata antara Israel dan Kelompok Pejuang Palestina

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 26 Desember 2023 | 16:25 WIB
Ilustrasi, Mesir baru-baru ini ajukan rencana gencatan senjata kepada Israel dan kelompok pejuang Palestina termasuk Hamas. (Unsplash.com/Mohammed Ibrahim)
Ilustrasi, Mesir baru-baru ini ajukan rencana gencatan senjata kepada Israel dan kelompok pejuang Palestina termasuk Hamas. (Unsplash.com/Mohammed Ibrahim)

SENAYANPOST - Mesir telah mengusulkan rencana gencatan senjata antara Israel dan kelompok pejuang Palestina termasuk Hamas terkait perang di Gaza.

Rencana gencatan senjata tersebut termasuk penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza dan pembentukan pemerintah baru di sana dan Tepi Barat.

Usulan tersebut, yang dilaporkan oleh beberapa media, menguraikan penghentian permusuhan multi-tahap yang pada akhirnya akan menyebabkan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza dan pemerintahan bersatu Palestina yang mengawasi daerah kantong tersebut.

Rencananya mencakup beberapa pertukaran tawanan.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Eks Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal Dunia

Tahap pertama adalah Hamas dan kelompok bersenjata Palestina melepaskan semua tawanan sipil yang ditahan di Gaza dengan imbalan sejumlah warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel melalui negosiasi.

Hasilnya adalah gencatan senjata dan jeda pertempuran antara tujuh hingga 10 hari.

Kemudian pada tahap kedua, Hamas akan membebaskan seluruh tentara perempuan Israel yang ditawan, dan Israel akan kembali membebaskan tahanan Palestina lainnya.

Tahap kedua akan mencakup jeda tambahan dalam pertempuran selama satu minggu.

Tahap terakhir akan mencakup pertukaran tawanan terakhir, Hamas akan membebaskan sisa tawanan dan Israel akan membebaskan lebih banyak warga Palestina yang ditahan.

Baca Juga: Keluarga Sandera Ejek PM Benjamin Netanyahu di Knesset: Kami Tidak Punya Waktu Lagi!

Hal ini akan terjadi setelah 'perundingan diadakan selama jangka waktu satu bulan', dan fase ini juga akan menyebabkan Israel menarik pasukannya kembali ke perbatasan Gaza dan juga terus menghentikan semua serangan udara di Jalur Gaza.

Hamas juga akan menghentikan tindakan bersenjata apa pun terhadap Israel.

Rencana tersebut disampaikan kepada Israel, Hamas dan AS pada hari Senin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X