Buntut Serangan Hizbullah, Israel Diduga Susun Rencana Serangan Darat ke Lebanon Selatan

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 20 Desember 2023 | 13:20 WIB
Kabarnya tentara Israel sedang menyusun serangan darat ke Lebanon Selatan usai Hizbullah baru-baru ini melumpuhkan dua iron dome. (t.me/qassambrigades)
Kabarnya tentara Israel sedang menyusun serangan darat ke Lebanon Selatan usai Hizbullah baru-baru ini melumpuhkan dua iron dome. (t.me/qassambrigades)

SENAYANPOST - Menyusul serangan Hizbullah di bagian utara, Israel diduga sedang menyusun serangan darat kepada kelompok militer Lebanon tersebut.

Sebelumnya, Israel sudah diperingatkan Amerika Serikat (AS) terkait kekalahan strategis yang akan dihadapi negara Zionis itu jika menghadapi dua front pertempuran, di Gaza dan Lebanon Selatan.

Nampaknya, Israel tak bergeming dan diduga kuat sedang menyusun rencana serangan darat untuk melawan Hizbullah.

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle, laporan ini didapat dari harian Inggris The Times.

Baca Juga: Praperadilan Firli Bahuri Ditolak, Novel Baswedan: Semoga Polda Metro Jaya Segera Menahan

Tentara Israel mengatakan mereka ingin mendorong pasukan perlawanan Hizbullah Lebanon ke utara Sungai Litani.

Harian Inggris tersebut menulis bahwa tentara Israel khawatir akan potensi serangan yang dilakukan oleh Hizbullah pada tanggal 7 Oktober, mengingat 'kekuatan mereka yang jauh lebih besar dibandingkan dengan Hamas'.

"Apa yang terjadi di Korea Selatan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang dapat mereka lakukan di sini," kata seorang perwira senior.

"Doktrin Israel adalah membawa perang ke pihak lain," lanjutnya.

Pembalasan Hizbullah terhadap Israel terhadap permukiman di dekat daerah perbatasan dengan Lebanon telah menyebabkan puluhan ribu pemukim dievakuasi, banyak dari mereka tidak akan kembali setelah perang usai.

Baca Juga: Houthi Yaman Ajukan Syarat Pembebasan Kapal Kontainer di Laut Merah Usai AS Bentuk Operasi Militer

"Kami diserang setiap hari, dan kami terus mencatat korban luka setiap hari. Kemarin, seorang tentara di brigade cadangan tewas; kami mencatat korban luka dan korban jiwa setiap hari," kata Wali Kota pemukiman Kiryat Shmona, Avichai Stern, kepada Channel 13.

Berbicara kepada saluran Israel TOV, jenderal cadangan Israel, Yitzhak Brick memperingatkan bahwa Israel tidak siap menghadapi perang semacam itu, mereka tidak melakukan persiapan yang matang atau menyiapkan persediaan senjata dan amunisi.

Brick menambahkan bahwa pengurangan jumlah pasukan Israel telah dilakukan sedemikian rupa sehingga mereka tidak dapat berperang di beberapa front secara bersamaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Cradle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X