Tel Aviv Klaim Hamas Bunuh 40 Bayi Tak Berdosa 7 Oktober 2023, Badan Jaminan Sosial Israel Justru Bilang Begini

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 16 Desember 2023 | 17:18 WIB
Agensi keamanan sosial Israel ungkap fakta terkait tragedi 7 Oktober di mana Hamas dituduh memenggal bayi tak berdosa. (Twitter.com/@IDF)
Agensi keamanan sosial Israel ungkap fakta terkait tragedi 7 Oktober di mana Hamas dituduh memenggal bayi tak berdosa. (Twitter.com/@IDF)

SENAYANPOST - Temuan terbaru Badan Jaminan Sosial Israel terkait korban tewas tragedi 7 Oktober 2023, di mana Hamas dituduh memenggal 40 bayi tak berdosa.

Badan Jaminan Sosial menyebutkan bahwa pihaknya menemukan data yang berbeda dengan apa yang diklaim Tel Aviv terkait korban tragedi 7 Oktober 2023.

Pihaknya Israel telah mengumpulkan 1.139 nama yang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober.

Jumlah tersebut termasuk warga Israel yang dibunuh oleh pasukan mereka sendiri.

Baca Juga: Jadwal Tayang Prekuel One Piece Monsters di Netflix, Kisahkan Samurai Legendaris Ryuma

Diketahui, tragedi tersebut terjadi di sebuah komunitas pertanian bersamaan dengan serangan kelompok pejuang Hamas.

Korban tewas terakhir akibat serangan itu kini berjumlah 695 warga sipil Israel, termasuk 36 anak-anak, serta 373 pasukan keamanan dan 71 warga asing, sehingga totalnya menjadi 1.139 orang.

Jumlah ini tidak termasuk lima orang, di antaranya empat warga Israel, yang masih terdaftar sebagai hilang oleh kantor perdana menteri.

Baca Juga: Eks Marinir AS Sebut Hamas Menang Lawan Israel: Benjamin Netanyahu Tinggal Menghitung Hari

Ketika ditanyai oleh kantor berita AFP keesokan harinya, Kementerian Luar Negeri Israel, yang mengelola akun X, mengatakan pihaknya tidak dapat 'mengkonfirmasi jumlah apa pun pada tahap ini'.

Menurut badan jaminan sosial Israel sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari TRT World, 46 warga sipil tewas di Kfar Aza, yang termuda berusia 14 tahun.

Kesaksian lain yang dipertanyakan adalah kesaksian Kolonel Golan Vach, kepala unit pencarian dan penyelamatan angkatan darat, yang mengatakan kepada sekelompok jurnalis pada tanggal 27 Oktober bahwa dia 'secara pribadi' telah melakukan hal tersebut.

Baca Juga: Nahas Nasib 3 Warga Israel Jadi Korban Tembak IDF, Netanyahu Sampaikan Belasungkawa

Ia mengangkut 'bayi yang dipenggal' ditemukan di pelukan ibunya di Beeri Kibbutz.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: TRT World

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X