SENAYANPOST - Temuan terbaru Badan Jaminan Sosial Israel terkait korban tewas tragedi 7 Oktober 2023, di mana Hamas dituduh memenggal 40 bayi tak berdosa.
Badan Jaminan Sosial menyebutkan bahwa pihaknya menemukan data yang berbeda dengan apa yang diklaim Tel Aviv terkait korban tragedi 7 Oktober 2023.
Pihaknya Israel telah mengumpulkan 1.139 nama yang tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober.
Jumlah tersebut termasuk warga Israel yang dibunuh oleh pasukan mereka sendiri.
Baca Juga: Jadwal Tayang Prekuel One Piece Monsters di Netflix, Kisahkan Samurai Legendaris Ryuma
Diketahui, tragedi tersebut terjadi di sebuah komunitas pertanian bersamaan dengan serangan kelompok pejuang Hamas.
Korban tewas terakhir akibat serangan itu kini berjumlah 695 warga sipil Israel, termasuk 36 anak-anak, serta 373 pasukan keamanan dan 71 warga asing, sehingga totalnya menjadi 1.139 orang.
Jumlah ini tidak termasuk lima orang, di antaranya empat warga Israel, yang masih terdaftar sebagai hilang oleh kantor perdana menteri.
Baca Juga: Eks Marinir AS Sebut Hamas Menang Lawan Israel: Benjamin Netanyahu Tinggal Menghitung Hari
Ketika ditanyai oleh kantor berita AFP keesokan harinya, Kementerian Luar Negeri Israel, yang mengelola akun X, mengatakan pihaknya tidak dapat 'mengkonfirmasi jumlah apa pun pada tahap ini'.
Menurut badan jaminan sosial Israel sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari TRT World, 46 warga sipil tewas di Kfar Aza, yang termuda berusia 14 tahun.
Kesaksian lain yang dipertanyakan adalah kesaksian Kolonel Golan Vach, kepala unit pencarian dan penyelamatan angkatan darat, yang mengatakan kepada sekelompok jurnalis pada tanggal 27 Oktober bahwa dia 'secara pribadi' telah melakukan hal tersebut.
Baca Juga: Nahas Nasib 3 Warga Israel Jadi Korban Tembak IDF, Netanyahu Sampaikan Belasungkawa
Ia mengangkut 'bayi yang dipenggal' ditemukan di pelukan ibunya di Beeri Kibbutz.
Artikel Terkait
IOF Sebut Hamas Tak Mampu Goreng Telur, Izzat al Risheq: Kami Sibuk Panggang Merkava
IDF Umumkan Hasil Percobaan Pompa Air Laut ke Terowongan Hamas, Bagaimana Nasib para Sandera?
Petinggi Hamas Ismail Haniyeh Buka Negosiasi dengan Israel, Ini Syaratnya
Abu Ubaidah Jubir Hamas Sampaikan Poin Penting Perkembangan Operasi Badai Al Aqsa, Nomor Empat Bikin Merinding!
Eks Marinir AS Sebut Hamas Menang Lawan Israel: Benjamin Netanyahu Tinggal Menghitung Hari