SENAYANPOST - Juru bicara Brigade Al Qassam dari Hamas, Abu Ubaidah menyampaikan beberapa poin penting perkembangan terkini operasi Badai Al Aqsa di Gaza.
Dalam beberapa poin penting tersebut, Abu Ubaidah mengungkapkan bahwa betapa pengecutnya tentara Israel saat berhadapan langsung dengan pasukan pejuang Hamas di pertempuran darat.
Tidak hanya itu, Abu Ubaidah juga menegaskan bahwa angka kematian dan tentara yang terluka di pihak penjajah Israel tidak tepat.
Diperkirakan ada ribuan tentara Israel yang mengalami luka-luka hingga cacat dalam operasi Badai Al Aqsa.
"Pertama, mujahidin pemberani kami masih bersiaga menunggu pasukan musuh di berbagai tempat, jalanan, dan gang-gang, mulai dari Beit Hanoun, Beit Lahia, dan kamp pengungsia Jabalia, Jabalia Al Balad di utara," kata Abu Ubaidah pada 16 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Telegram resmi Brigade Al Qassam.
Menurut kesaksian pejuang Al Qassam, tentara Israel di lapangan terlihat tidak terkoordinasi.
Baca Juga: Petinggi Hamas Ismail Haniyeh Buka Negosiasi dengan Israel, Ini Syaratnya
"Kami melihat pasukan musuh yang tercerai-berai. Apa yang dilakukan musuh pada dirinya sendiri akan terungkap menjadi ilusi yang hebat dan fatamorgana, dengan izin Allah," lanjutnya.
70 hari pertempuran di Gaza dan beberapa daerah lainnya di Tepi Barat, terungkap betapa pengecutnya tentara Israel.
"Selama pertempuran mujahidin kami dengan musuh, terungkap betapa lemah dan pengecutnya mereka dan tidak mengenal etika," ungkapnya.
Baca Juga: Lagi, Kapal Kontainer Asing Diserang Proyektil Houthi Yaman di Laut Merah
"Mereka tidak hanya mengandalkan pasukannya tapi teknologi dan alat-alat yang tuli," imbuhnya.
Tidak jarang pasukan pejuang menemukan tentara Israel yang menangis karena langsung berhadapan dengan tentara yang berani mati.
Artikel Terkait
Terlibat Pencucian Uang, Sejumlah Petinggi Hamas Masuk Daftar Teroris AS
Usai Sebar Nomor Petinggi Hamas di PBB, Nomor Gilad Erdan Diserbu Netizen Indonesia hingga Tak Bisa Terima Panggilan
IOF Sebut Hamas Tak Mampu Goreng Telur, Izzat al Risheq: Kami Sibuk Panggang Merkava
IDF Umumkan Hasil Percobaan Pompa Air Laut ke Terowongan Hamas, Bagaimana Nasib para Sandera?
Petinggi Hamas Ismail Haniyeh Buka Negosiasi dengan Israel, Ini Syaratnya