"Dan inilah mengapa mungkin negara ini satu-satunya negara di dunia yang melobi keberadaannya, bukan karena kebijakannya. Bukan karena kinerja perekonomiannya yang lebih baik tapi pembenaran moral dan kalah dalam pertempuran itu," bebernya.
Sejarawan Israel juga meyakini bahwa proyek Israel itu tidak akan bertahan lama dan memasuki tahap akhir.
Baca Juga: Sinopsis Buku The Ethnic Cleansing of Palestine Karya Ilan Pappe
"Sebagai sejarawan saya dapat memberitahu Anda bahwa ketika proyek-proyek seperti kolonialisme mencapai tahap terakhirnya, sayangnya ini bisa memakan waktu yang cukup lama, hal ini tidak terjadi dalam satu hari atau dua hari," ungkapnya.
Seperti yang kita saksikan saat ini, Israel semakin brutal hingga menargetkan warga sipil setelah sebelumnya berdalih memburu Hamas.
"Dan tentu saja masalahnya mereka akan lebih brutal dan kejam," pungkas Ilan Pappe terkait Israel.***
Artikel Terkait
Petinggi Hamas Bantah Kemunduran Moral Usai Tiga Komandan Tewas di Tangan Penjajah Israel
Ambisi Penjajah Israel Musnahkan Hamas, Menlu Iran: Tidak Akan Pernah Bisa
Diserang Bertubi-tubi Netizen Indonesia dan Malaysia, Influencer Penjajah Israel Ini Kalang Kabut!
Tentara Israel Serang Jenin, Tiga Warga Palestina di Tepi Barat Jadi Korban
10 Tentara Israel Tewas dalam Penyergapan di Gaza, Salah Satunya Kolonel Senior IDF