Tentara Israel Serang Jenin, Tiga Warga Palestina di Tepi Barat Jadi Korban

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 14 Desember 2023 | 17:14 WIB
Ilustrasi, tentara Israel baru-baru ini membombardir Jenin, setidaknya tiga warga Palestina meninggal dunia di tempat. (Twitter.com/@MOSSADil)
Ilustrasi, tentara Israel baru-baru ini membombardir Jenin, setidaknya tiga warga Palestina meninggal dunia di tempat. (Twitter.com/@MOSSADil)

SENAYANPOST - Tiga warga Palestina setidaknya tewas dalam serangan penjajah Israel yang makin intens di Kota Jenin, Tepi Barat yang sedang diduduki dan terdapat kamp pengungsian.

Dilaporkan seorang pemuda meninggal dunia karena luka-luka akibat agresi penjajah Israel yang sedang berlangsung.

Kabar tersebut menambah jumlah korban tewas menjadi 11 sejak operasi militer Israel dimulai pada Selasa.

Baca Juga: Diserang Bertubi-tubi Netizen Indonesia dan Malaysia, Influencer Penjajah Israel Ini Kalang Kabut!

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan dua warga lainnya meninggal dunia semalam.

Militer Israel mengatakan pasukannya beroperasi 'untuk mengekspos alat peledak yang ditanam di bawah jalan untuk menyerang pasukan keamanan'.

Sebelum serangan terakhir, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa 275 warga Palestina telah terbunuh di Tepi Barat yang diduduki sejak 7 Oktober.

Baca Juga: Terlibat Pencucian Uang, Sejumlah Petinggi Hamas Masuk Daftar Teroris AS

Selain banyaknya korban dari sipil, tentara Israel atau IDF juga mengalami kerugian perang yang begitu besar.

Tentara Israel lainnya tewas dalam bentrokan dengan pejuang perlawanan Palestina di Gaza selatan, kata militer pada Kamis.

Sebuah pernyataan militer mengatakan seorang prajurit dari Batalyon 8104 Brigade Lapis Baja Cadangan ke-179 tewas ketika sebuah rudal anti-tank menghantam tanknya pada hari Rabu.

Baca Juga: Lirik Lagu Leve Palestina, Krossa Sionismen dari Kofia, Lengkap Terjemahan Bahasa Indonesia

Sepuluh tentara Israel tewas dalam bentrokan dengan pejuang perlawanan Palestina di Gaza utara pada hari Rabu, menurut IDF.

Sementara itu, Amerika Serikat meminta Australia mengirim kapal perang ke Laut Merah untuk melawan serangan kelompok Houthi dari Yaman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: TRT World

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X