"Kedua adalah kekompakan sosial masyarakat pemukim dan kita tahu bahwa koherensi ini sudah tidak ada lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Terlibat Pencucian Uang, Sejumlah Petinggi Hamas Masuk Daftar Teroris AS
Pada mulanya, masyarakat mendukung upaya Netanyahu untuk mengeliminasi ancaman 'teror' dari kelompok pejuang Hamas.
"Ada sebuah ilusi karena operasi Hamas pada 7 Oktober yang menciptakan rasa persatuan tapi itu tidak akan menutupi keretakan masyarakat yang telah kita lihat hingga tanggal 7 Oktober," katanya.
Sayangnya, kampanye ini tidak berumur panjang. Netanyahu tetap mendapatkan protes dari warganya.
Baca Juga: Lirik Lagu Leve Palestina, Krossa Sionismen dari Kofia, Lengkap Terjemahan Bahasa Indonesia
Apalagi saat ini Netanyahu diduga melakukan korupsi.
"Tampaknya kekompakan sosial berbasis kebencian terhadap orang-orang Arab atau Palestina tidak memiliki pengaruh yang besar dan itu tidak berkelanjutan," ucapnya.
Terakhir dan terpenting, kata Pappe adalah legitimasi dari negara Barat.
Baca Juga: Ambisi Penjajah Israel Musnahkan Hamas, Menlu Iran: Tidak Akan Pernah Bisa
"Dan yang lebih penting dari hal lainnya adalah adanya pilar legitimasi dan Israel menikmati legitimasi pemerintah Barat atau pemerintah di negara-negara utara," ungkapnya.
Baru-baru ini, PBB meminta gencatan senjata di Gaza setelah dibombardir oleh Israel tanpa pandang bulu.
"Oleh karena itu ada perasaan bahwa hal tersebut masih dapat berkelanjutan karena adanya dukungan para elit. Namun negara ini telah kehilangan dukungan dari masyarakat sipil," ujarnya.
Baca Juga: Ambisi Penjajah Israel Musnahkan Hamas, Menlu Iran: Tidak Akan Pernah Bisa
Pappe menilai negara Israel adalah satu-satunya di dunia yang hadir karena kekuatan lobi.
Artikel Terkait
Petinggi Hamas Bantah Kemunduran Moral Usai Tiga Komandan Tewas di Tangan Penjajah Israel
Ambisi Penjajah Israel Musnahkan Hamas, Menlu Iran: Tidak Akan Pernah Bisa
Diserang Bertubi-tubi Netizen Indonesia dan Malaysia, Influencer Penjajah Israel Ini Kalang Kabut!
Tentara Israel Serang Jenin, Tiga Warga Palestina di Tepi Barat Jadi Korban
10 Tentara Israel Tewas dalam Penyergapan di Gaza, Salah Satunya Kolonel Senior IDF