Benjamin Netanyahu Blunder, Gegara Satu Cuitan Ini Kabinet Perang Israel Terpecah Belah

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Selasa, 31 Oktober 2023 | 12:14 WIB
Suara kabinet perang Israel terpecah menjadi dua, sebagian anggota menyebut tak percaya lagi dengan Benjamin Netanyahu. (Twitter.com/@IsraeliPM)
Suara kabinet perang Israel terpecah menjadi dua, sebagian anggota menyebut tak percaya lagi dengan Benjamin Netanyahu. (Twitter.com/@IsraeliPM)

"Ini adalah kampanye militer yang sangat sulit sehingga Anda menginginkan perdana menteri yang bertanggung jawab dan tidak ada satu orang pun (di pemerintahan) yang mempercayai Netanyahu, itulah isu utama kabinet ini," lanjutnya.

Baca Juga: Kagum Melihat Miniatur Kerajaan Majapahit di Taman Arum Udumbara

Segera setelah tanggal 7 Oktober, Netanyahu membentuk kabinet perang darurat dengan memperluas koalisi pemerintahan Israel ke sejumlah mantan perwira militer senior, yang berasal dari kalangan oposisi.

Salah satunya adalah Benny Gantz, mantan menteri pertahanan, yang dengan cepat menuntut Netanyahu mencabut jabatan kontroversialnya sambil menunjukkan dukungan penuh kepada tentara dan Shin Bet, badan intelijen dalam negeri Israel.

Serangkaian kritik dari para pemimpin lain menyusul.

Baca Juga: Opini: Fenomena di Balik Melemahnya Rupiah

"(Netanyahu) tidak tertarik pada keamanan, dia tidak tertarik pada sandera, hanya politik," kata anggota parlemen oposisi Avigdor Lieberman, yang pernah menjadi menteri pertahanan Netanyahu.

Juru bicara militer Israel Daniel Hagari menolak berkomentar terkait hal ini.

"Kami sedang berperang," katanya.

Baca Juga: Wejangan dari AM Hendropriyono untuk Pemuda Indonesia di Taman Arum Udumbara

Baku hantam ini merupakan tanda-tanda terbaru ketegangan dalam institusi politik Israel.

Termasuk dalam kabinet perang ketika mereka bergulat dengan dampak dari salah satu kegagalan intelijen terbesar di negara tersebut.

Banyak aparat keamanan negara yang mengakui kekurangannya, tapi tidak dengan Netanyahu.

Baca Juga: Kenalkan Taman Arum Udumbara AM Hendropriyono Raih Gelar Rekor Muri

Sebelum cuitan tersebut, pemimpin Israel mengadakan jumpa pers pada hari Sabtu di mana dia menghindari pertanyaan apakah dia bertanggung jawab, dengan mengatakan bahwa setiap orang harus 'memberikan jawaban atas pertanyaan sulit, termasuk saya', setelah perang selesai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X