polhukam

Opini: Faisal Basri, Korupsi Oligarki, dan Politik Dinasti (In Memoriam Faisal Basri)

Jumat, 6 September 2024 | 15:28 WIB
Syaefudin Simon di Tanah Suci (Koleksi pribadi.)

Oleh: Syaefudin Simon, Kolumnis/Wartawan PPWI

SENAYANPOST - Putra terbaik Indonesia, Faisal Basri Batubara (65), tokoh intelektual dan ekonom, yang merawat "kewarasan logika Republik" telah pergi untuk selamanya, Kamis dini hari, 5 September 2024, di RS Mayapada, Jakarta.

Ceramah, obrolan, dan tulisan Faisal, telah membuka mata "para pejalan suci" yang ingin membangun negeri ini dengan mata hati dan moralitas tanpa korupsi.

Faisal selalu berteriak hingga kering tenggorokannya untuk mengungkap kebenaran, apa yang terjadi di negeri yang -- pinjam istilah sastrawan Mochtar Lubis -- penuh kemunafikan dan kebohongan itu.

Demi membela kebenaran dan kewarasan logika, Faisal tak pernah takut kepada siapa pun. Ia terus berteriak.

Baca Juga: Ford Everest Generasi Terbaru Hadir dengan Teknologi Keamanan yang Canggih

Di jalanan, di kampus, di ruang seminar. Di mana pun, selagi ada angin yang bisa mengantarkan kebenaran, Faisal selalu berteriak. Tanpa lelah.

Seperti kicau burung Manyar yang - kata Anthony de Mello -- akan terus bernyanyi. Karena hanya itu "kemampuan alamiah" burung Manyar; menyanyi, menyampaikan isi hati.

Begitulah Faisal! Ia menyampaikan kebenaran dan merawat kewarasan logika. Karena itulah kemampuan alamiahnya.

Faisal terus "menyanyi" di mana pun. Tak peduli orang mendengarnya atau tidak.

Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu Boyfriend, OST Drakor Cinderella At 2AM, Dinyanyikan Yeonjun TXT, Artinya Galau Banget?

Maka tak heran, bila tak sedikit orang menganggap suara Faisal sudah keterlaluan.

Tapi tak sedikit pula orang menganggap suara Faisal adalah kebenaran. Ia menyatakan kegelisahan kaum salik. Dan hati yang bersih akan mendengarkannya.

Ketika Presiden Joko "Mulyono" Widodo, yang konon kinerjanya mendapat apresiasi 80 persen rakyat, menepuk dada dengan keberhasilan hilirisasi nikel, Faisal justru mencibirnya.

Halaman:

Tags

Terkini