SENAYAN POST - Rencana renovasi Jakarta International Stadium (JIS) sebagai venue Piala Dunia U-17 mengundang pro kontra.
Pro kontra dimuai ketika JIS karya Anies Baswedan dinilai belum siap digunakan untuk Piala Dunia U-17.
Selain Pro Kontra, rencana renovasi JIS jelang Piala Dunia U-17 dinilai penuh motif politik.
Baca Juga: Jurus Mahfud MD Selesaikan Polemik Pondok Pesantren Al Zaytun
Anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Sudirman Said menyoroti rencana renovasi tersebut.
Sudirman menilai kritik-kritik terhadap kinerja Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI penuh motif politik.
"Kok pemerintah pusat seperti terus mencari-cari kekurangan? Apa salahnya mengakui ada karya anak bangsa yang bermutu tinggi?" kata Sudirman, Rabu (5/7/2023).
Baca Juga: PDIP Umumkan Cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Bulan September
Menurutnya, seharusnya kinerja Anies diukur berdasarkan argumen teknis dan profesional.
Bukan dinilai hanya berdasarkan perspektif politik saja.
“Semuanya bukan didasari argumen teknis dan profesional, tetapi didasari perspektif politik," tambah Sudirman.
Baca Juga: Jusuf Hamka Resmi Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Kita Butuh Pemimpin Tegas dan Militer
Dia juga mempertanyakan keputusan Menpora Dito Ariotedjo.
Dito tidak mengakui JIS sebagai stadion sepak bola sesuai standar FIFA.
Artikel Terkait
5 Nama Calon Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024, Diumumkan September
PDIP Umumkan Cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Bulan September
Jusuf Hamka Resmi Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024, Kita Butuh Pemimpin Tegas dan Militer
Berikut Alasan Jusuf Hamka Dukung Prabowo Sebagai Capres di Pilpres 2024, Paket Komplit
Jurus Mahfud MD Selesaikan Polemik Pondok Pesantren Al Zaytun