Bukan Jegal Anies Baswedan atau Muluskan Kudeta Demokrat, Ini Maksud Jokowi Cawe cawe di Pemilu 2024

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Rabu, 31 Mei 2023 | 11:46 WIB
Sekretaris kabinet Pramono Anung jelaskan maksud Jokowi cawe cawe di Pemilu 2024, pastikan bukan jegal Anies Baswedan atau kudeta Demokrat. (Instagram.com/@jokowi)
Sekretaris kabinet Pramono Anung jelaskan maksud Jokowi cawe cawe di Pemilu 2024, pastikan bukan jegal Anies Baswedan atau kudeta Demokrat. (Instagram.com/@jokowi)

"Cawe cawe itu menciptakan pemilunya berlangsung dengan baik dan apa yang menjadi keinginan beliau untuk hilirisasi tetap berlanjut," ungkapnya.

Baca Juga: Arab Saudi Gandeng Hitachi Pasok Listrik ke Neom

Tidak hanya itu, Jokowi juga berharap Ibu Kota Nusantara atau IKN bisa dirampungkan pembangunannya.

"Kemudian IKN bisa dilanjutkan dengan baik karena IKN ini juga mendapat antusias yang luar biasa dari investor luar negeri," terangnya.

Saat di Hiroshima tepatnya di pertemuan G7, Jepang juga tertarik untuk menanamkan modalnya di IKN.

Baca Juga: Pastikan Suhu Udara Memanas, Mesir Peringatkan Warga

"Dan waktu di Hiroshima, Jepang secara khusus ingin menanamkan modal di sana (IKN)," pungkasnya.

Sementara itu, calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan telah memberikan tanggapan soal rencana Jokowi untuk cawe cawe di Pemilu 2024.

Anies mengaku mendapat pesan dan masukan akan banyak kekhawatiran.

Baca Juga: Pemerintah Malaysia Lakukan Sensor Attack on Titan yang Tak Biasa, Begini Penampakannya

Pihaknya khawatir Pemilu 2024 akan berlangsung tidak fair dan netral karena rencana presiden ini.

Namun, Anies Baswedan berharap hal tersebut tidak terjadi di Pemilu 2024 yang akan berlangsung pada tahun depan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X